Dilansir Mirror, Selasa (4/2/2014), sebuah studi terbaru di Inggris mengatakan bahwa menganggur menyebabkan risiko kematian dini di Inggris. Studi yang dilakukan oleh Ukactive, sebuah organisasi kesehatan di Inggris, menyebutkan bahwa dari setiap 100.000 kematian tiap tahunnya, ada 342 orang yang meninggal dini akibat menganggur. Dalam studi itu disebutkan juga bahwa menganggur sudah menjadi pandemik.
"Hal ini tidak seharusnya didiamkan. Kurangnya aktivitas fisik sudah menjadi penyebab kematian yang sering kali dilupakan oleh pemerintah," ujar Frek Turok, Presiden Direktur Ukactive.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi dilakukan di seluruh wilayah Inggris. Dalam studi tersebut, ditemukan bahwa pada 15 daerah dengan tingkat aktivitas yang rendah memiliki angka kematian dini lebih tinggi daripada daerah lainnya dengan tingkat aktivitas sedang dan tinggi. Dalam penelitian itu juga disebutkan bahwa 15 daerah tersebut termasuk dalam kelompok daerah tertinggal dan miskin.
Hasil studi itu juga menyebutkan pada daerah-daerah dengan tingkat aktivitas yang rendah mempunyai lebih banyak tempat liburan dibandingkan dengan daerah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa satu per lima dari seluruh penduduk di daerah tersebut tidak mempunyai aktivitas (bekerja, sekolah atau berolahraga) rutin atau menganggur.
Lord Sebastian Coe, politisi yang juga mantan atlet lari, mengatakan bahwa jika didiamkan, pandemik ini akan semakin parah.
"Jika didiamkan, pada tahun 2040, 15 persen dari seluruh penduduk Inggris akan menganggur dan tidak mempunyai aktivitas tetap," paparnya.
Ia juga mengatakan bahwa laporan yang dirilis oleh Ukacvtive telah membuka realitas tentang masyarakat Inggris yang selama ini tidak diketahui oleh dunia luar.
Dikutip dari Men's Fitness, ini beberapa hal yang harus anda lakukan jika ingin sehat tanpa perlu beraktivitas:
1. Meditasi
Rutin bermeditasi selama 10-20 menit merupakan salah satu rahasia terbesar dari panjang umur. "Meditasi akan membantu meredakan stres, memperbaiki pola tidur, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kekebalan serta memperbaiki fungsi kardiovaskular," ungkap Kerry Bajaj, trainer bersertifikat dari Eleven Eleven Wellness Center, New York City.
2. Tidur
Segala upaya yang Anda lakukan untuk memperbaiki pola makan dan berolahraga akan sia-sia saja jika seseorang tidak memperoleh waktu tidur sebanyak 7-8 jam tiap malam. Menambah jam tidur di akhir pekan pun kadang tak ada gunanya.
3. Minum air hangat dan lemon
Di pagi hari, hal pertama yang masuk ke mulut Anda sebaiknya adalah air hangat dengan lemon. "Air hangat dengan lemon ini mendorong detoksifikasi bahkan membantu merangsang pergerakan usus," terang Bajaj
4. Konsumsi probiotik
Usus kerap dilihat sebagai indikator kesehatan seseorang. Dan salah satu cara untuk menambahkan jumlah bakteri sehat dalam usus adalah mengonsumsi suplemen probiotik setiap hari. "Probiotik membantu mencerna makanan dan ini baik untuk kekebalan," kata Bajaj.
5. Minum teh
Perbanyak minum teh. Teh juga bisa jadi minuman terbaik untuk tubuh di samping air. Dari sebuah riset yang dipublikasikan European Journal of Clinical Nutrition ditemukan konsumsi teh hijau secara rutin dapat memperbaiki daya ingat dan kemampuan kognitif pria.
(vit/vit)











































