Jakarta -
Setiap orang disarankan untuk tidur selama 7-9 jam setiap malam bukan tanpa alasan. Sudah banyak studi yang membuktikan orang-orang yang kurang tidur mengonsumsi 500 kalori lebih banyak per hari daripada orang-orang yang jam tidurnya memadai.
Namun agar tak terkena obesitas karena kurang tidur, masih ada satu cara utama yang bisa dilakukan selain memperbaiki pola tidur, yaitu tentu saja mengatur pola makan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengatur pola makan demi mencegah kegemukan seperti dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (4/2/2014).
1. Konsumsi beragam makanan
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Sebuah studi dari University of Pennsylvania Perelman School of Medicine menemukan mereka yang mengonsumsi berbagai jenis makanan (salah satu indikator diet sehat) lebih mudah mendapatkan tidur selama 7-8 jam per malamnya.
Sebaliknya, mereka yang hanya bisa tidur sebentar-sebentar (kurang dari lima jam per malam) juga diketahui jarang minum air putih serta mengonsumsi kalori paling banyak.
2. Perbanyak protein dan biji-bijian
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Kombinasi antara kedua jenis makanan tersebut dapat mencegah melonjaknya tekanan darah di siang/sore hari. Pilihannya bisa oatmeal dan buah beri untuk sarapan, kemudian salad, quinoa dan kacang-kacangan untuk makan siang, serta ikan dan sayur untuk makan malam.
3. Pindah jam makan malam
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Jangan langsung tidur setelah makan malam atau lebih baik pindahkan jam makan malam Anda hingga beberapa jam sebelum jam tidur. Pastikan menu makan malam Anda penuh dengan protein dan vitamin B (seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun gelap dan biji-bijian).
Jeda waktu yang panjang antara makan malam dan jam tidur dibutuhkan agar sistem pencernaan dapat melakukan pekerjaannya dengan sempurna. Lagipula bersiap tidur dalam keadaan perut kenyang hanya akan membuat Anda justru tetap terjaga semalaman, apalagi bila Anda mengidap refluks asam atau GERD.
4. Pintar-pintar pilih camilan
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Sebelum tidur Anda bukannya tak boleh ngemil. Yang terpenting hindari karbo ringan, gula dan lemak yang dapat memperlambat pencernaan sekaligus membuat Anda tetap terjaga.
Pilih karbo kompleks dan biji-bijian yang dapat merangsang tubuh untuk melepaskan serotonin, senyawa dalam otak yang membuat Anda merasa rileks. Anda bisa coba semangkuk oatmeal yang kaya akan karbo sekaligus melatonin atau hormon pendorong kantuk alami.
5. Cari makanan pendorong kantuk
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Makanan tertentu seperti ikan dan yogurt secara alami dapat membantu seseorang lebih mudah merasa ngantuk.
Sebuah studi dari University of Pennsylvania Perelman School of Medicine menemukan mereka yang mengonsumsi berbagai jenis makanan (salah satu indikator diet sehat) lebih mudah mendapatkan tidur selama 7-8 jam per malamnya.
Sebaliknya, mereka yang hanya bisa tidur sebentar-sebentar (kurang dari lima jam per malam) juga diketahui jarang minum air putih serta mengonsumsi kalori paling banyak.
Kombinasi antara kedua jenis makanan tersebut dapat mencegah melonjaknya tekanan darah di siang/sore hari. Pilihannya bisa oatmeal dan buah beri untuk sarapan, kemudian salad, quinoa dan kacang-kacangan untuk makan siang, serta ikan dan sayur untuk makan malam.
Jangan langsung tidur setelah makan malam atau lebih baik pindahkan jam makan malam Anda hingga beberapa jam sebelum jam tidur. Pastikan menu makan malam Anda penuh dengan protein dan vitamin B (seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun gelap dan biji-bijian).
Jeda waktu yang panjang antara makan malam dan jam tidur dibutuhkan agar sistem pencernaan dapat melakukan pekerjaannya dengan sempurna. Lagipula bersiap tidur dalam keadaan perut kenyang hanya akan membuat Anda justru tetap terjaga semalaman, apalagi bila Anda mengidap refluks asam atau GERD.
Sebelum tidur Anda bukannya tak boleh ngemil. Yang terpenting hindari karbo ringan, gula dan lemak yang dapat memperlambat pencernaan sekaligus membuat Anda tetap terjaga.
Pilih karbo kompleks dan biji-bijian yang dapat merangsang tubuh untuk melepaskan serotonin, senyawa dalam otak yang membuat Anda merasa rileks. Anda bisa coba semangkuk oatmeal yang kaya akan karbo sekaligus melatonin atau hormon pendorong kantuk alami.
Makanan tertentu seperti ikan dan yogurt secara alami dapat membantu seseorang lebih mudah merasa ngantuk.
(lll/vit)