Kamis, 13 Feb 2014 10:59 WIB

Berhari-hari Alami Nyeri Telinga, Ternyata Ada Belatungnya

- detikHealth
dok: Livescience
Jakarta - Hewan-hewan kecil sering dijumpai masuk ke dalam rongga telinga dan biasanya menyebabkan keluhan nyeri. Namun yang terjadi di Taiwan, hewan yang masuk masih berwujud belatung alias larva lalat dan baru ketahuan setelah berhari-hari.

Awalnya, seorang perempuan 48 tahun di Taiwan merasakan nyeri di telinganya selama berhari-hari. Pada suatu ketika, nyeri yang dirasakannya mulai tidak tertahankan dan pada hari itu juga dilarikan ke RS Tri-Service di Taipei.

Dokter melepas alat bantu dengan si pasien dan menemukan cairan dengan bercak darah di telinganya. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan belatung tengah bergerak-gerak di rongga telinga. Kulit di sekitar gendang telinga pun rusak karenanya.

Larva itu pun dikeluarkan, lalu dokter memberikan antibiotik topikal pada pasien. Nyeri yang dirasaan hilang seketika dan beberapa hari kemudian gendang telinganya pulih seperti sedia kala.

Menurut dokter emergency dari Ohio State University yang tidak terlibat dalam kasus itu, dr Richard Nelson, hewan-hewan kecil memang kerap ditemukan di rongga telinga. Namun belatung yang merupakan larva lalat buah, baru kali ini ia temukan dalam jurnal kedokteran.

"Kecoa paling sering ditemukan di rongga telinga. Mereka cenderung mencari tempat kecil dan gelap, yang cocok dengan kondisi telinga," kata dr Nelson seperti dikutip dari Livescience, Kamis (13/2/2014).

Ketika hewan-hewan kecil masuk telinga, biasanya akan menyebabkan nyeri saat menyentuh gendang telinga. Jarang sekali gendang telinga sampai rusak karenanya, namun risiko infeksi selalu menjadi kekhawatiran utama dalam kasus-kasus semacam itu.



(up/vit)