Tak Terdeteksi, 5 Bulan Kemudian Kanker Sudah Menyebar di Tubuh Vicky

Tak Terdeteksi, 5 Bulan Kemudian Kanker Sudah Menyebar di Tubuh Vicky

- detikHealth
Kamis, 13 Feb 2014 15:30 WIB
Tak Terdeteksi, 5 Bulan Kemudian Kanker Sudah Menyebar di Tubuh Vicky
Victoria Liggatt (Foto: Rossparry.co.uk)
Derbyshire, Inggris - Mengeluh batuk terus menerus dan sesak napas, Victoria Liggatt (42) pun memeriksakan diri ke dokter sampai lima kali. Tapi, dokter tak menemukan masalah apa-apa. Baru lima bulan setelahnya, ternyata sel kanker payudara Victoria ditemukan sudah menyebar ke seluruh tubuhnya.

Tahun 2011, ibu satu anak yang akrab disapa Vicky ini menjalani mastektomi karena terkena kanker payudara. Dua tahun setelahnya kondisi Vicky memburuk. Hal yang disesalkan kedua orang tua, Elaine dan Jean Wholey, tak ada satu dokter pun yang bisa mendeteksi sel kanker Vicky.

"Kami mengajukan keluhan resmi terkait pelayanan Holywell Medical Group di Derbyshire pada NHS Inggris. Kami sangat marah dan tidak tahu kenapa melalui lima dokter yang berbeda, tak satu pun berhasil mendeteksi bahwa sel kanker anakku sudah menyebar," kata Jean.

Dikatakan Jean, setiap melakukan tes darah dan tes lainnya, tak seorang pun dokter yang mengatakan ada sel kanker di tubuh Vicky. Bahkan, meskipun dirinya bukan ahli kanker, Jean mengaku seyogianya dokter curiga ada yang tidak beres pada pasien ketika batuk yang dialami tak kunjung membaik.

Seandainya saat itu dokter lebih peka dan mengirim Victoria untuk menjalani tes MRI, Jean berharap putrinya masih bersamanya saat ini. Namun apa daya, sel kanker Vicky sudah menyebar ke jantung, paru-paru, dan tulangnya. Tepat bulan lalu, dokter di Chesterfield Royal Hospital menemukan di hasil scan terlihat tubuh Vicky sudah dipenuhi sel kanker.

"Vicky sangat terpukul dan menangis saat itu. Dia hanya diberi waktu tiga minggu untuk hidup sebelum ia meninggal dunia pada tanggal 5 Februari lalu," kisah Jean, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (13/2/2014).

Kini, Jean dan Elaine harus membesarkan putra semata wayang Vicky, Daniel yang usianya 18 tahun. Menurut Elaine, semasa hidupnya, Vicky adalah orang yang ramah dan memiliki banyak teman. Lebih jauh, Elaine berharap apa yang menimpa Vicky tak terulang pada orang lain.

"Kami ingin Holywell Medical Group dibubarkan karena mereka sudah gagal dalam merawat pasien supaya tidak ada Vicky-Vicky lain yang harus kehilangan nyawanya karena kelalaian tim medis," kata Elaine.

Menaggapi hal ini, NHS Inggris berkomitmen akan memastikan layanan bagi pasien di setiap rumah sakit sudah aman dan berkualitas tinggi. Sementara itu, juru bicara Holywell Medical Group mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan penuh mengapa dokter dan tim medis lain bisa sampai lalai tidak menemukan adanya sel kanker di tubuh Vicky.



(rdn/vit)

Berita Terkait