Komplikasi Radang Sendi, Iris Mata Nenek Ini Hampir Copot

Komplikasi Radang Sendi, Iris Mata Nenek Ini Hampir Copot

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 14 Feb 2014 07:30 WIB
Komplikasi Radang Sendi, Iris Mata Nenek Ini Hampir Copot
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Terdengar sepele namun arthritis atau radang sendi sebenarnya bukanlah gangguan sendi biasa karena yang diserang adalah sistem imun tubuh. Tak heran komplikasinya pun kadang di luar dugaan. Salah satunya terjadi pada seorang wanita yang irisnya copot karena radang sendi ini.

Akibat rheumatoid arthritis yang diidapnya, wanita berusia 61 tahun ini mengalami komplikasi serius yaitu kedua iris matanya terkelupas.

Bagaimana bisa begitu? Menurut dokter, penderita rheumatoid arthritis rentan mengalami kondisi yang disebut 'kornea meleleh'. Radang sendi tersebut menyebabkan sistem imun si pasien menyerang matanya sendiri, terutama di korneanya, lalu merobek jaringan itu dan menyebabkan iris yang terletak di belakang kornea menjadi seperti terkelupas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meski begitu sangat jarang 'kornea meleleh' menyerang dua mata sekaligus. Tapi ini bukanlah hal yang aneh bagi dokter mata kendati tak terjadi setiap hari," tandas Dr. Mark Fromer, direktur Fromer Eye Centers di New York City menanggapi kasus ini.

Dikatakan bahwa 'kornea meleleh' biasanya terjadi pada pasien yang telah lama mengidap radang sendi. "Pasien selalu merasa ada sesuatu di dalam matanya, di samping gejala lain seperti mata berair atau gangguan penglihatan. Tapi mereka jarang mengeluh kesakitan," kata Fromer yang juga dokter spesialis mata di Lennox Hill Hospital ini.

Untuk mengatasi kondisi ini, dokter bedah mata biasanya akan mengambil sebagian kecil kornea mata pasien yang sehat lalu menjahitkannya pada daerah iris yang terkelupas.

"Terkadang dokter juga harus mengambil konjungtiva (lapisan luar mata) pasien karena inilah yang membawa sel-sel penyerang tersebut ke kornea," terang Fromer seperti dilansir Livescience, Jumat (14/2/2014).

Namun Fromer yang tidak terlibat langsung dalam kasus ini juga mewanti-wanti bila 'kornea meleleh' sangat sulit disembuhkan. Bahkan bila pasien memperoleh transplantasi kornea, kondisi ini bisa kambuh lagi karena masalah sistemiknya masih ada di sana.

Begitu juga yang dilakukan dokter pada wanita yang dirahasiakan identitasnya tersebut. Tim bedah menjahitkan graft (jaringan dari bagian tubuh lain) ke kedua matanya lalu memberinya obat-obatan yang dapat menekan kinerja sistem imunnya. Biasanya pasien diberi steroid dan imunosupresan untuk mengurangi respons imun mereka yang agresif.

"Untuk antisipasi, setiap pasien rheumatoid arthritis atau penyakit autoimun apapun sebaiknya mengecek mata mereka secara rutin, misal dua kali setahun," saran Fromer.

(lll/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads