ADVERTISEMENT

Jumat, 14 Feb 2014 11:50 WIB

Bukan Cokelat, Ungkapkan Cinta dengan Buah Agar Tetap Sehat Saat Valentine

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Boneka, bunga, bantal, dan cokelat, adalah barang-barang yang sudah identik sekali dengan Valentine's day. Bahkan satu bulan menjelang hari Valentine tiba, tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan dan toko buku, semuanya sudah bersiap menyambut Hari Valentine dengan memberikan hiasan berupa bunga atau pajangan yang berbentuk 'love'. Namun, pernahkah Anda merasa bosan saat menerima hadiah dari pasangan Anda yang terkesan begitu mainstream?

Bukan hanya mainstream, memberikan hadiah kepada pasangan berupa cokelat pun sebaiknya mulai dikurangi. Jangan sampai karena diberikan hadiah cokelat dalam jumlah yang banyak, membuat Anda atau pasangan Anda sampai lupa diri untuk mengontrol jumlah cokelat yang dikonsumsi.

Dengan banyaknya efek samping yang diberikan cokelat yang berpengaruh pada kesehatan, meninggalkan cokelat sebagai hadiah Hari Valentine adalah hal yang tepat. Tentu, Anda tidak ingin kan saat merayakan Hari Valentine bersama pasangan, akan ada jerawat yang timbul di wajah dan malah menganggu penampilan Anda di hari spesial itu?

Lantas, bagaimana cara menyiasatinya? Apa yang harus dijadikan sebagai alternatif hadiah Valentine untuk pasangan?

"Ya berikan saja buah. Kan bisa toh dibuat dalam bentuk parcel supaya kelihatan lebih cantik," ujar dr Titi Sekarindah, MS, SpGK, pakar gizi di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta, saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis pada Jumat (14/2/2014).

Menurut dokter yang akrab disapa dr Titi ini, selain bisa dibuat lebih menarik, buah juga akan baik untuk kesehatan tubuh. Dan yang paling penting, buah tidak akan berisiko mendatangkan jerawat, layaknya cokelat.

"KIta bisa jadikan buah yang sudah diparcel itu sebagai salah satu alternatif hadiah Valentine. Sekalian saja kita jadikan itu sebagai tradisi baru Valentine's day, sehingga Valentine itu tidak harus identik dengan cokelat," tutur dr Titi sambil tertawa.

Jadi, sudah siapkah Anda untuk meninggalkan cokelat dan beralih membeli parcel buah sebagai hadiah Valentine untuk pasangan Anda?



(mer/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT