Saat mata pedih, terasa gatal, dan mengganjal, biasanya seseorang tergoda untuk mengucek matanya. Saat mata terkena debu vulkanik, sensasi gatal dan pedih juga umum dirasakan. Tapi hati-hati, jangan tergoda untuk menguceknya.
"Karena bentuknya yang runcing-runcing inilah tentunya kita tahu kalau material ini akan menganggu kesehatan. Perlu berhati-hati bila masuk ke mata, pakai masker dan kalau masuk ke mata jangan diucek-ucek," pesan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Rovicky Putrohari, dalam tulisan di blog pribadinya dan dikutip detikHealth pada Jumat (14/2/2014).
Hal senada disampaikan dokter spesialis mata, dr Surya Utama, SpM. "Pada saat masuk ke mata jangan dikucek, tapi bilas dengan air secepatnya," jelas dr Surya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika dikucek-kucek, karena debu ini beda, lebih kasar daripada debu yang biasa maka lebih bisa melukai kornea mata," jelas dr Surya.
dr Surya berpesan agar warga di daerah yang terkena hujan debu vulkanik, hendaknya tidak hanya melindungi hidung dan mulutnya, tetapi juga melindungi matanya. "Sebaiknya menggunakan kacamata," saran dr Surya.
Seperti diberitakan sebelumnya, erupsi Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, berdampak pada menyebarnya debu vulkanik ke sumlah wilayah. Yogyakarta, beberapa daerah di Jawa Tengah, hingga Jawa Barat pun melaporkan adanya debu vulkanik ini. Bahkan akibat pekatnya debu, kegiatan belajar mengajar di sejumlah daerah seperti Solo dan Yogyakarta pada hari ini ditiadakan.
(/up)










































