Lima tahun sudah John Kim menjalani proses dialisis atau cuci darah. Ia berusia 23 tahun saat dokter mendiagnosanya dengan focal segmental glomerulosclerosis (FSGS), atau luka pada jaringan ginjal. Sejak saat itu kondisi ginjalnya semakin parah.
Sembilan tahun kemudian, saat Kim berusia 32 tahun, ia mengalami gagal ginjal. Akibatnya Kim selalu menjalani dialisis atau cuci darah karena kedua ginjalnya tak lagi berfungsi.
Kim lantas memutuskan untuk menuliskan apa yang ia alami dalam sebuah media sosial, Reddit, pada Juli tahun lalu. Ia mendeskripsikan bagaimana ia merasa sakit dan kelelahan hampir setiap waktu. Ia juga mengalami komplikasi-komplikasi yang tak pernah berakhir.
"Merasa sakit dan lelah hampir setiap saat. Tidak bisa kencing tapi tetap harus kencing. Komplikasi itu tidak pernah berakhir," tulisnya.
Berharap menemukan donor, Kim mencantumkan golongan darah serta nomor ponsel pada tulisannya tersebut.
Upaya Kim rupanya menuai hasil. Seorang pengguna media sosial yang sama membaca ceritanya dan tergerak untuk membantu. Hanya beberapa hari setelah Kim mengunggah ceritanya, seorang dengan akun Charger525 menawarkan bantuan.
"Awalnya saya tidak yakin akan melakukannya," ungkap pria pemilik akun Charger525 sebagaimana dikutip dari Asia One, Senin (17/2/2014).
Meski awalnya sempat ragu, pria itu tetap melanjutkan prosedur donasi ginjalnya. Minggu lalu, pendonor baik hati yang bekerja di bidang militer itu pergi ke California untuk menjalani operasi pengangkatan ginjal.
Setelah sukses menjalani operasi, ia kemudian mengunggah foto-foto dan pengalamannya ketika menjalani operasi. Ia berharap dapat berbagi, menjawab berbagai pertanyaan, sekaligus mengedukasi orang lain melalui apa yang ia tulis.
"Secara emosional, saya merasa luar biasa. Saya tahu beberapa orang bisa depresi setelah operasi semacam itu, tapi bagi saya ini adalah pengalaman yang menakjubkan," tulis pria itu dalam akunnya.
(vit/vit)











































