Itulah yang dilakukan seorang ibu asal Colorado. Di halaman Facebook-nya, ia menjelaskan mengapa sampai menyusui anak anjing yang diberi nama Tubbs itu. Saat menyusui, ada orang yang mengambil fotonya lantas menyebarkannya di internet.
"Aku hanya melakukannya, Aku tidak berpikir akan melakukan hal itu. Meskipun aku juga menganggapnya sangat tabu tapi Anda bisa saja menyebutnya sebagai naluri keibuan," tutur wanita yang enggan disebutkan namanya ini, seperti dilaporkan CBS 5, Selasa (18/2/2014).
Wanita ini sengaja tak mau menyebutkan namanya karena khawatir reaksi dari berbagai pihak bisa mempengaruhi naluri keibuannya terhadap anjing kecil tersebut. Tubbs, anak anjing berwarna hitam itu ditemukan di tempat sampah.
Menurut informasi yang didapat, induk Tubbs mati hingga anjing itu pun tak mau minum susu formula dari botol atau wadah yang biasa digunakan sebagai tempat minum anjing. Melihat hal itu, wanita ini putus asa dan berdoa pada Tuhan sebab ia tak ingin melihat Tubbs mati.
"Secara harfiah di kepalaku langsung terbesit tindakan yang bisa membuat Tubbs tetap bertahan hidup. Setelah menyusuinya, aku yakin bahwa yang aku lakukan ini benar meskipun aku juga merasa malu dan aneh," imbuh wanita yang juga memiliki bayi berumur 15 bulan ini.
Menanggapi hal ini, dokter hewan Amber Williams mengatakan tidak terlalu mempermasalahkan ketabuan dari peristiwa ini. Ia lebih mementingkan penyakit zoonosis yang bisa ditularkan dari anjing ke bayi, mengingat wanita itu juga masih menyusui bayinya.
"ASI manusia juga bukan nutrisi terbaik untuk anak anjing. Dalam situasi darurat anak anjing masih bisa tumbuh jika mendapat formula K-9," jelas Williams.
Kini, bayi berusia 15 bulan sekaligus anjing kecil Tubbs sudah 'disapih'. "Tubbs sekarang sudah mau minum susu langsung dari botol. Melihat hal ini aku yakin inisiatifku itu benar," kata wanita tersebut.
(rdn/vit)











































