"Menurut penelitian, tempat yang paling kotor di rumah adalah dapur. Tempat di mana semua orang masuk, semua orang memegang barang yang ada di situ," ungkap dr Amaranila Lalita Drijono, SpKK, dokter spesialis kulit Rumah Puan – Perempuan Clinic, saat hadir di acara Aksi Nyata Wipol 'Aksi Anti Kuman', di Bukit Duri, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (20/2/2014).
Penggagas komunitas 'Bersih Nyok'" ini menjelaskan ketika seseorang pulang sehabis belanja membeli makanan atau bahan makanan, mereka langsung menuju dapur untuk menaruh belanjaan yang dibawa. Plastik berisi belanjaan yang didapat dari pedagang, terutama pedagang pasar, tidaklah bersih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu sebaiknya jangan hanya memperhatikan kebersihan ruangan yang tampak oleh tamu saja, seperti kamar mandi, ataupun ruang tamu. Walapun dapur jarang dimasuki oleh tamu, tetapi dapur juga patut diperhatikan kebersihannya.
dr Amaranila pun berharap agar masyarakat dapat mandiri sehingga mengerti kebutuhan mereka, dan juga agar menjadi masyarakat yang bertanggung jawab, terutama dalam hal kebersihan.
Seperti pernah dimuat di detikHealth dan dikutip dari Huffington Post, berikut ini beberapa tempat paling berkuman di rumah, di mana kebanyakan benda-benda itu berada di dapur.
1. Wastafel dapur
Meskipun wastafel tersiram air panas dan sabun beberapa kali sehari, wastafel tetap mengandung banyak kuman dan bakteri. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh NSF International menemukan bahwa karena sering terkena sisa makanan, wastafel dapur menjadi 100.000 kali lebih terkontaminasi dibandingkan wastafel di kamar mandi atau toilet.
Untuk membersihkannya, gosok seluruh permukaan wastafel 1-2 kali seminggu dengan air panas dan sabun. Pastikan juga untuk membersihkan bercak-bercak sisa makanan apapun yang terlihat.
2. Mesin pembuat kopi
Mesin pembuat kopi atau coffee maker secara rutin tak hanya membuat rasa kopi yang Anda buat menjadi lebih enak, tetapi juga akan menghilangkan bakteri dan jamur. NSF mengungkapkan bakteri dan kuman bisa tumbuh di tempat tersebut karena lingkungannya yang gelap dan lembab. Isi wadahnya dengan sekitar 4 cangkir cuka dan diamkan selama 30 menit. Nyalakan mesin dan biarkan cuka tersebut membersihkan seluruh wadah. Kemudian, buang buka dan isi wadah dengan air. Nyalakan kembali mesin, ganti airnya hingga aroma cuka memudar.
3. Kompor
Kompor seringkali terkena percikan makanan ketika Anda sering memasak. Selain percikan masakan tersebut, kenop kompor pun memiliki banyak kuman karena Anda pasti menyentuhnya ketika tangan Anda terkontaminasi dengan makanan. Umumnya kompor bisa dibersihkan dengan cara menggunakan sabun dan air hangat. Bilas hingga bersih dan keringkan sebelum digunakan.
4. Meja dapur
Meja dapur merupakan salah satu permukaan yang tinggi bakteri. Sebab, isi kantong belanjaan hingga bahan makanan mentah yang mengandung banyak kuman diletakkan di permukaan ini. Setiap hari setelah memasak atau menyiapkan makanan, cuci permukaan meja dapur dengan air sabun hangat, lalu lap hingga kering.
5. Spons dapur
Spons dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri. Studi dari NSF menegaskan bahwa ada kemungkinan di dekat wastafel Anda mengandung E. coli dan bakteri salmonella. NSF juga menemukan bahwa setelah 3 minggu penggunaan, 70 persen spons mulai menunjukkan adanya bakteri. Meletakkan spons 2 menit di dalam microwave dapat membunuh sebagian besar virus, parasit, dan spora yang tumbuh. Direkomendasikan untuk mengganti spons setiap 2 minggu sekali.
(/)










































