Kanker Leher Rahim Bisa Sembuh 100%, Asal....

Kanker Leher Rahim Bisa Sembuh 100%, Asal....

- detikHealth
Selasa, 25 Feb 2014 14:13 WIB
Kanker Leher Rahim Bisa Sembuh 100%, Asal....
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Kanker leher rahim adalah salah satu penyakit ganas yang menyerang perempuan. Penyakit yang sering juga disebut dengan nama kanker serviks ini berasal dari Human Papiloma Virus (HPV) dan memiliki angka kematian yang tinggi. Namun menurut dokter, kanker leher rahim bisa disembuhkan 100 persen. Bagaimana caranya?

"Jika dideteksi dini, dan ditemukan tanda-tanda kanker stadium awal, dapat sembuh 100 persen dengan pengobatan," papar dr Adi Sasongko, MA, Direktur Pelayanan Kesehatan dari Yayasan Kusuma Buana saat ditemui detikHealth pada acara Peresmian Kerjasama "Pemberdayaan Perempuan dalam Pencegahan Kanker Serviks" oleh Yayasan Kusuma Buana dan International Pharmaceutical Manufactures Group di Klinik Keluarga YKB, Pisangan Baru, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2014).

Untuk itu, dr Adi menekankan pentingnya deteksi dini oleh perempuan agar risiko kematian akibat kanker leher rahim semakin kecil. Ia juga menambahkan bahwa penyebab tingginya angka kematian perempuan akibat kanker leher rahim adalah seringnya penyakit tersebut terlambat terdekteksi.

"75 Sampai 90 persen kematian karena kanker leher akibat terlambat terdeteksi. Sel kanker sudah terlalu menyebar sehingga lebih sulit melalukan pengobatan," lanjut dokter yang juga pengajar di Universitas Indonesia itu.

Tak hanya menyebabkan kematian pada pasien, terlambat mendeteksi juga bisa berakibat fatal bagi keluarga pasien. Hal itu terjadi karena semakin terlambat pasien terdeteksi, semakin mahal pula biaya pengobatannya. Jika pengobatan dilakukan terus menerus, tak menutup kemungkinan keluarga pasien akan kolaps secara ekonomi. Yang berujung pada tidak tertanganinya pasien karena tidak ada biaya.

Untuk menghindari hal tersebutlah IPMG dan YKB melakukan kerja sama tersebut. "Melalui program ini, IPMG menyediakan dana untuk 1 tahun mulai dari November 2013 hingga November 2014 yang digunakan untuk menutupi 50 persen biaya tes pap smear yang dilakukan di seluruh klinik YKB," papar Ketua IPMG Lutfi Mardiansyah.

Tak hanya membantu biaya tes pap smear, kerja sama ini juga memiliki tujuan untuk meningkatkan peran perempuan dalam pencegahan kanker leher rahim. Untuk itu, YKB akan memberikan penyuluhan dan sosialisasi aktif tentang kanker leher rahim kepada masyarakat sekitar klinik dan juga sekolah.

"Selain itu akan melakukan pelatihan pada kader posyandu di sekitar klinik. Karena kader posyandulah yang paling dekat dengan warga," terang dr Adi.

(vit/vit)

Berita Terkait