Wanita yang namanya tidak disebutkan itu mulanya sedang menyantap makan malam bersama keluarga. Dengan lahap ia meraup ikan hasil tangkapan cucu lelakinya.
Setelah beberapa gigitan, wanita itu tiba-tiba merasakan sakit yang menusuk pada kerongkongannya. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit.
Dengan menggunakan nasopharyngo-laryngo-fiberscope, alat pemancing khusus, dokter berusaha mengeluarkan benda yang mengganjal di kerongkongan nenek itu. Sepuluh menit kemudian, mereka berhasil mengeluarkan sebuah kail pancing bersama dengan tali pancing nilon sepanjang 13 centimeter.
Menyikapi peristiwa itu, dokter mengimbau agar masyarakat mengolah dan membersihkan ikan dengan benar sebelum mengonsumsinya. Jika dipotong dan dibersihkan dengan benar, kecil kemungkinannya ada benda asing yang tertinggal dan termakan.
Mengenai pertolongan pertama yang harus dilakukan, dokter tidak menyarankan menggunakan pengobatan tradisional secara serampangan. Ketika ada benda asing yang tersangkut di kerongkongan, sebaiknya korban tidak diberi air atau nasi dalam jumlah banyak seperti kata mitos yang beredar.
"Masyarakat disarankan untuk tidak menerapkan pengobatan tradisional yang salah dan menelan air serta nasi dalam jumlah banyak ketika ada benda asing yang tersangkut di kerongkongan." Demikian dilansir Asiaone dan ditulis pada Kamis (6/3/2014),
Seperti dikatakan dokter di Tainan, Taiwan Selatan, yang harus dilakukan ketika mendapati kasus serupa adalah mencari pertolongan medis sesegera mungkin.











































