"Tidak. Itu hanya mitos saja," ujar dr. Sherly Indriani saat ditemui pada acara Workshop fo Journalist and Writing Competition di Oakwood Premier Cozmo yang digelar PT Novo Nordisk Indonesia, Jl. Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2014).
dr. Sherly tidak mengelak bahwa memang banyak pasien diabetes Indonesia yang percaya pada hal tersebut. Padahal hal itu hanyalah mitos. Menurut dr. Sherly, air seni adalah cairan yang dikeluarkan dari tubuh karena memang tidak berguna lagi untuk tubuh, sehingga tidak seharusnya diminum lagi. Selain itu, sejauh ini belum pernah ditemukan penelitian yang menyatakan bahwa air seni dapat menyembuhkan diabetes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan dr. Sherly, Prof. Dr. dr. Achmad Rudijanto, Sp.PD-KEMD, FINASIM, ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), yang ditemui pada acara yang sama menuturkan bahwa obat-obatan ramuan tradisional pun sebenarnya tidak terlalu bermanfaat untuk penderita diabetes.
"Obat ramuan itu sebenarnya tidak perlu. Tidak ada (obat ramuan) yang sebenarnya mengobati diabetes secara efektif," ujar Prof. Achmad.
dr. Sherly mengungkapkan bahwa lebih baik pasien diabetes lebih percaya pada obat-obatan medis atau insulin yang sudah terbukti dapat mengatasi diabetes. Menurutnya insulin merupakan terapi ideal yang disarankan untuk pasien diabetes, di mana akan lebih baik jika dilakukan sedari awal.
Kendati begitu, dr. Sherly mengakui bahwa sebenarnya belum ada obat yang berhasil menyembuhkan total diabetes. Karena selama ini, segala macam pengobatan yang dilakukan pasien diabetes hanya bersifat sebagai penanganan saja, bukan sebagai bentuk penyembuhan.
"Yang bisa dilakukan untuk diabetes ini hanyalah mengendalikan, bukan menyembuhkan. Karena sejauh ini belum ditemukan obat yang berhasil menyembuhkan penderita diabetes," ungkap dr. Sherly.
(vit/vit)











































