Digerogoti Tumor Langka, Jordan Bikin Blog tentang Penyakitnya

Digerogoti Tumor Langka, Jordan Bikin Blog tentang Penyakitnya

- detikHealth
Selasa, 11 Mar 2014 12:31 WIB
Digerogoti Tumor Langka, Jordan Bikin Blog tentang Penyakitnya
Jordan Daly (Foto: Daily Mail)
Peeblesshire - Jordan Daly sekilas terlihat seperti remaja pada umumnya, suka bersolek dan mengecat kukunya. Namun di balik senyum manisnya, remaja ini ternyata mengidap sakit langka berupa tumor yang tumbuh di penjuru tubuhnya.

Kondisi yang dialami Jordan ini biasa disebut 'hereditary multiple exostoses' (HME). Tumor-tumor sebesar ibu jari tumbuh di hampir seluruh tulang dan sendinya, merembet ke otot dan tendon sehingga gadis malang ini kerap merasakan nyeri yang menusuk dan tak berkesudahan di sekujur tubuhnya. Lebih menyedihkan lagi, HME tak ada obatnya.

Dengan adanya lusinan tumor di sepanjang bahu, lengan, lutut dan kakinya, aktivitas apapun jadi terasa menyakitkan bagi Jordan. Belum lagi sejak usia 7 tahun, Jordan kerap di-bully teman-temannya di sekolah karena kondisi fisiknya yang tak normal tersebut.

Cerita bermula saat usia Jordan baru empat tahun. Saat itulah untuk pertama kalinya, orang tua Jordan, Gordon dan Sheila mengetahui ada benjolan di salah satu sendi putri sulung mereka. Setahun kemudian, gadis asal Innerleithen, Peeblesshire UK itu menjalani operasi pengangkatan tumor pertamanya.

Sejak saat itu tumor terus bertumbuh di sekujur tubuhnya, tak peduli Jordan baru saja dioperasi. Selama bertahun-tahun, Jordan juga harus keluar-masuk rumah sakit untuk menjalani operasi yang sama.

Bahkan satu benturan kecil di kaki atau lengannya bisa menyebabkan tumor baru muncul. Tak hanya itu, benturan juga bisa membuat sendi di pinggul dan lutut Jordan mengunci sehingga ia kesakitan sekaligus tak bisa berjalan.

Kakak dari Logan (5) ini juga mengidap penyakit bernama Von Willebrand, di mana darahnya tak dapat menggumpal dengan normal, sehingga ia mudah lecet, bahkan ketika dioperasi sekalipun.

"Terkadang untuk bergerak dari kursi saja begitu sulit karena nyerinya. Saat saya bernapas pun seperti itu dan terkadang ketika bangun tidur saya mengalami sesak napas karena sedikit gerakan membuat otot dan tendon saya mengencang," tuturnya seperti dikutip Daily Mail, Selasa (11/3/2014).

Beranjak remaja, fisik yang terlalu lemah membuat gadis berusia 16 tahun tersebut hanya bisa homeschooling. Namun itu tak menyurutkan semangatnya untuk membuat sebuah blog tentang kesehariannya hidup bersama HME. Ia berharap menginspirasi generasi muda lainnya dengan blog tersebut.

"Saya ingin anak-anak lainnya membaca kisah saya. Jadi meski sebagian orang akan bersikap kejam, mereka harus percaya pada dirinya sendiri dan tidak membiarkan orang lain membuat mereka minder," katanya.

Dengan polos Jordan ingin membantu anak-anak lain yang di-bully untuk menyadari bahwa mereka tidaklah sendiri dan kondisi mereka tidaklah seburuk kelihatannya.



(lil/up)

Berita Terkait