Risiko Kesehatan Mengintai Jika Makanan Jatuh ke Lantai, Benarkah?

Risiko Kesehatan Mengintai Jika Makanan Jatuh ke Lantai, Benarkah?

- detikHealth
Rabu, 12 Mar 2014 06:55 WIB
Risiko Kesehatan Mengintai Jika Makanan Jatuh ke Lantai, Benarkah?
Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Asal belum lima detik, makanan yang jatuh masih aman dikonsumsi. Demikian aturan lima detik yang diyakini banyak orang. Makanan yang berada di lantai selama lebih dari lima detik sebaiknya tidak diambil lagi karena sudah terkena kuman. Namun, benarkah demikian?

Untuk membuktikannya, sekelompok mikrobiologis Universitas Aston di bawah pimpinan Professor Anthony C. Hilton melakukan serangkaian tes. Mereka menguji keabsahan teori lima detik pada berbagai jenis makanan dan permukaan lantai.

Mereka mengamati perpindahan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada lantai ruangan seperti lantai berkarpet, lantai kayu berlaminasi, dan ubin. Sedang makanan yang diamati ialah roti panggang, pasta, biskuit, dan makanan manis. Rentang pengamatan berlangsung selama tiga hingga tiga puluh detik.

Ternyata benar, lamanya waktu memang memiliki pengaruh signifikan terhadap berpindahnya bakteri dari permukaan lantai ke makanan. Meski demikian, faktor yang menentukan adalah jenis permukaan lantai.

Bakteri cenderung tidak berpindah ke makanan jika makanan jatuh ke permukaan lantai berkarpet, apa pun jenis makanannya. Jenis lantai yang paling mendukung perpindahan bakteri adalah lantai ubin dan lantai laminasi. Sedang jenis makanan yang cenderung tidak dihampiri bakteri adalah roti panggang bertekstur kering atau roti panggang tanpa selai.

Makanan basah seperti pasta dan camilan manis tidak akan didatangi oleh bakteri selama lima detik. Namun setelah lima detik berlalu, risiko infeksi bakteri akan meningkat. Oleh karena itu, pasta harus segera diambil sebelum lima detik. Demikian pula dengan roti panggang berselai.

Meski lantai berkarpet dan makanan kering terbukti lebih aman, jenis bakteri yang hidup di lantai juga harus dipertimbangkan. Sebab data survei menunjukkan bahwa 87 persen responden tetap memakan makanan yang sudah jatuh ke lantai.

"Mengonsumsi makanan yang telah terjatuh di lantai masih memiliki risiko infeksi karena itu sangat dipengaruhi oleh jenis bakteri yang ada di lantai," ungkap Hilton seperti dilansir Daily Mail dan ditulis pada Rabu (12/3/2014).

(vit/vit)

Berita Terkait