Berapa Kalori Asupan Anda? Temukan Jawabannya Melalui Gelang Ini

Berapa Kalori Asupan Anda? Temukan Jawabannya Melalui Gelang Ini

- detikHealth
Rabu, 12 Mar 2014 12:18 WIB
Berapa Kalori Asupan Anda? Temukan Jawabannya Melalui Gelang Ini
foto: Daily Mail
Jakarta - Diet sehat memang bukan proses yang mudah untuk dilakukan. Tanpa niat yang teguh dan semangat yang tak mudah patah memang diet pasti dapat dilakukan. Namun godaan datang bisa secara tiba-tiba dalam bentuk kue ataupun jajanan di jalan. Untuk itu Healbe, sebuah perusahaan teknologi dari Amerika Serikat mendesain gelang yang memantau kalori Anda.

Gelang yang diberi nama GoBe tersebut secara otomatis mengukur kalori yang masuk ke dalam tubuhm melalui kulit Anda dengan cara membaca glukosa yang terdapat dalam sel tubuh. Data yang terbaca akan dikirim melalui bluetooth ke aplikasi di smartphone Anda. Aplikasi tersebut yang akan menganalisa dan membuat tampilan grafik di layar smartphone.

"Tinggal memakainya di pergelangan tangan seperti gelang yang biasa Anda gunakan, GoBe akan langsung mengirim data mengenai kalori ke smartphone Anda," papar Artem Shipitsyn, CEO dari Healbe seperti dikutip dari Daily Mail dan ditulis Rabu (12/3/2014).

Tak hanya sekadar mengukur kadar kalori yang masuk ke dalam tubuh, GoBe juga dapat mengetahui berapa kalori yang terbakar selama Anda beraktivitas, tingkat metabolisme tubuh, kadar hidrasi, tidur dan juga stres yang sedang Anda alami. Wah canggih sekali. Lalu berapa harganya?

Harga ditawarkan untuk satu gelang berikut aplikasinya berkisar di angka $189 atau Rp 2,1 juta. Namun harga tersebut hanya berlaku pada masa pemesanan sebelum nantinya gelang ini akan dipasarkan pada bulan Juni.

Shipitsyn mengatakan bahwa masalah kegemukan dan berat badan berlebih adalah masalah utama yang dihadapi sebagian besar penduduk Amerika dan dunia. Oleh karena itu, diet yang sehat dan benar harus dilakukan agar tercapai masyarakat yang sehat. GoBe pun hadir sebagai salah satu alat bantunya.

"Berdasarkan pengalaman pribadi, saya pun merasakan bagaimana sulitnya mengatur melakukan diet sehat dan mengatur kalori yang masuk ke dalam tubuh. Saya harap dengan adanya alat ini dapat membantu masyarakat yang ingin menjadi lebih sehat," pungkas Shipitsyn.




(vit/vit)

Berita Terkait