Dokter tidak yakin bayi yang punya dua kepala, dua leher, dan dua tulang belakang itu akan bertahan hidup. Sebab bayi itu hanya memiliki satu organ vital saja. Meski demikian, bayi yang belum diberi nama itu tampak sehat hingga kini.
"Sampai saat ini dia masih hidup dan sehat," papar Dr Ashish Sehgal, seperti dikutip dari Daily News pada Jumat (14/3/2014).
Umila Sharma (28), ibu sang bayi sebelumnya tak tahu menahu perihal kondisi janin yang dikandungnya. Ia mengaku keluarganya tak punya cukup biaya untuk melakukan pemeriksaan ultrasound.
Bayi yang terlihat memiliki dua kepala itu sebenarnya merupakan bayi kembar. Sayang, bayi kembar itu hanya memiliki satu tubuh dan satu set organ vital sehingga pemisahan mustahil dilakukan.
Beberapa kembar siam memang dapat dipisahkan, tetapi kebanyakan telah meninggal saat lahir atau meninggal segera setelah dilahirkan. Untuk menyelamatkan nyawa bayi Sharna, dokter berencana melakukan operasi setelah kondisi bayi stabil.
Saat ini, bayi yang punya dua kepala itu masih berada dalam penanganan intensif di rumah sakit.
(vit/vit)










































