Rabu, 19 Mar 2014 12:31 WIB

Merokok 20 Batang Sehari Selama 28 Tahun, 2 Kaki Victoria Harus Diamputasi

- detikHealth
Victoria dan suami (Foto: SWNS)
Cornwall, Inggris - Selama ini, penyakit yang sering dikaitkan dengan merokok adalah kanker paru-paru atau serangan jantung. Nyatanya, bagi Victoria Marks kebiasaan merokok selama 28 tahun membuat dia kehilangan kedua kakinya.

Oleh karena itu, Victoria berharap pemerintah bisa menempatkan foto kondisinya saat ini di bungkus rokok untuk peringatan bahaya merokok terutama bagi para remaja. Ketika berusia 13 tahun, Victoria yang kini berumur 41 tahun sudah mulai merokok.

Dalam sehari, ibu empat anak ini bisa menghabiskan 20 batang rokok. Ketika usianya 31 tahun, Victoria didiagnosis dengan penyakit Buerger yakni penyakit langka yang menghancurkan trombosis. Penyakit ini membuat anggota badan Victoria terus kekurangan darah. Hingga dokter pun terpaksa mengamputasi kedua kakinya.

"Perlu diinformasikan ke masyarakat bahwa rokok tak hanya mengakibatkan sakit jantung, paru-paru, impotensi, dan gangguan kehamilan tapi juga penyakit langka yang bisa mengubah hidup seseorang," papar Victoria.

Gejala penyakit Buerger dialami mantan pelayan bar ini saat berusia 26 tahun. Kala itu, ia merasa sakit di kaki dan pergelangannya membengkak. Dari hari ke hari, rasa sakit yang dirasakan makin parah. Setelah melewati berbagai pemeriksaan dan tes darah, baru diketahui Victoria terkena penyakit Buerger.

Bulan Mei tahun 2006, Victoria kesakitan dan tidak bisa berjalan. Dokter akhirnya memutuskan untuk mengamputasi bagian bawah kaki kirinya. Seminggu setelahnya, Victoria mengalami infeksi hingga dokter harus mengamputasi kakinya sampai di atas lutut. Hanya memiliki satu kaki, membuat Victoria terpaksa menggunakan kaki palsu.

Tapi, tujuh bulan kemudian ia merasakan sakit yang sama di kaki kanannya. Dalam hitungan jam, dokter mengatakan jaringan di kaki Victoria sudah mati. Hari itu juga, dokter mengamputasi kaki kanannya sampai di atas lutut.

Penyakit Buerger yang dialami Victoria bisa menyebabkan peradangan kronis di pembuluh darah yang mempersempit arteri lalu merusak serta mematikan jaringan pada tungkai. Meski penyebab pastinya belum diketahui, tim medis mengatakan konsumsi tembakau adalah faktor kunci walaupun penyakit ini sering terjadi pada pria di atas usia 45 tahun.

"Awalnya aku tidak tahu apa penyakit ini. Setelah mengalaminya, aku tahu ini disebabkan oleh rokok dan meskipun sudah berhenti merokok sepuluh tahun lalu, semuanya sudah terlambat. Tiga tahun setelahnya kakiku harus diamputasi," kata Victoria seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (19/3/2014).

Kini, Victoria harus melewati hari-harinya dengan kursi roda. Sang suami, Scott pun harus berhenti dari pekerjaannya sebagai pemadam kebakaran demi menjaga istrinya. Selama sepuluh tahun terakhir, Victoria sudah menjalani 14 operasi meskipun tidak ada obat yang pasti untuk mengatasi kondisinya.

"Victoria tidak bisa bangun, bersosialisasi, dan menjadi ibu bagi putri kami. Oleh karena itu mulai sekarang kami berharap orang-orang bisa berhenti merokok sebelum semuanya terlambat," kata Scott.



(rdn/up)