"Skrining (kanker payudara) memang tidak ada batasan umur minimalnya, tapi jika sudah berumur 35 dan sudah menikah dan memiliki anak, sebaiknya segera melakukan skrining," papar Dr dr Samuel J. Harjono Sp.B(K) Onk, pakar kanker payudara dari RS Kanker Dharmais pada konferensi pers Peluncuran Program Pink Ribbon, Happiness is Me di Hotel Ciputra, Jl Letjen S. Parman, Jakarta Barat dan ditulis Sabtu (22/3/2014).
dr Samuel menjelaskan bahwa risiko memiliki kanker payudara pada wanita di atas usia 45 lebih tinggi karena sudah hampir mencapai usia menopause. Sedangkan kanker adalah penyakit yang semakin berbahaya seiring bertambahnya usia. Namun dr Samuel juga tidak memungkiri bahwa kanker payudara juga bisa menyerang wanita muda.
"Risiko orang terkena kanker payudara kan banyak. Mulai dari faktor genetik, hormon, obesitas juga faktor reproduksi. Oleh karena itu penting untuk melakukan skrining ketika usia sudah 45 namun jika mempunyai faktor risiko lain seperti tadi juga sudah harus melakukan skrining," papar dr yang juga praktik di Siloam Hospital tersebut.
Menyadari pentingnya skrining kanker payudara, Mal Ciputra bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesi DKI Jakarta, Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta dan Cancer Informatio & Support Center meluncurkan program Pink Ribbon Campaign dengan tema Happiness is Me.
Ferri Irianto, General Manager Mal Ciputra mengatakan bahwa kegiatan kerja sama ini akan memfasilitasi kegiatan sosial yang akan diadakan oleh YKI, YPKJ, dan CISC.
"Sampai saat ini sudah terkumpul dana Rp 500 juta yang akan digunakan untuk membantu program-program YKI, YPKJ, dan CISC," papar Ferri di kesempatan yang sama.
Kegiatan yang akan dilakukan adalah antara lain:
1. Menyediakan sarana informasi bagi pengunjung Mal Ciputra Jakarta melalui iklan-iklan sosial, talkshow, event sosial dan bazaar.
2. Membantu pengobatan penderita kanker payuidara yang tidak mampu melalui rumah singgah bersama CISC.
3. Pemeriksaan gratis kanker payudara melalui mamografi keliling bagi masyarakat tidak mampu bersama YKI dan YPKJ.
Veronica Ahok, Ketua YKI Jakarta, mengatakan bahwa kegiatan mamografi keliling tersebut akan dilakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Kegiatan mamografi keliling akan diadakan mulai bulan ini hingga 26 Oktober 2014 di 6 wilayah Jakarta," papar istri dari Wagub DKI Basuki Tjahya Purnama tersebut.
Rima Melati, Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta, mengatakan bahwa skrining kanker payuda sangat penting dilakukan, mengingat bahwa fungsi payudara bukan hanya dilihat dari keindahan tubuh wanita, namun juga untuk memberikan ASI bagi anak.
"Saya adalah salah satu survivor kanker payudara yang alhamdulillah bisa selamat. Maka dari itu, jika ada benjolan di daerah ketiak atau payudara, segeralah ke dokter," kata Rima.
(vit/vit)











































