Ini Salah Satu Alasan Mengapa Wanita Tak Boleh Kerja Terlalu Berat dan Lama

Ini Salah Satu Alasan Mengapa Wanita Tak Boleh Kerja Terlalu Berat dan Lama

- detikHealth
Senin, 24 Mar 2014 06:53 WIB
Ini Salah Satu Alasan Mengapa Wanita Tak Boleh Kerja Terlalu Berat dan Lama
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya disfungsi dasar panggul. Salah satunya adalah gaya hidup. Secara tidak sadar, manusia kerap kurang memperhatikan pada bagaimana gaya hidup mereka hingga akhirnya berisiko pada penyakit-penyakit yang dapat dialami.

Hal ini diungkapkan langsung oleh dr M.S. Nadir Chan, SpOG(K), dokter spesialis uroginekologi lainnya di RSIA YKP Mandiri, Jakarta Pusat. Menurut dokter yang akrab disapa dr Nadir ini, salah satu faktor risiko disfungsi dasar panggul disebabkan oleh gaya hidup.

"Disfungsi dasar panggul itu disebabkan oleh banyak faktor, seperti anatomi, fisiologi, genetik, hingga gaya hidup yang secara tidak sadar juga dapat mempengaruhi," ujar dr Nadir saat ditemui pada acara seremonial dan press conference pembukaan Klinik Uroginekologi RSIA YPK MANDIRI yang dilangsungkan di Graha Mandiri, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, dan ditulis pada Senin (24/3/2014).

Lantas, gaya hidup seperti apa yang dapat berrisiko menyebabkan terjadinya disfungsi dasar panggul? Dr. dr. Budi Imam Santoso, SpOG(K), seorang dokter spesialis uroginekologi lainnya di RSIA YKP Mandiri menuturkan bahwa salah satu yang menyebabkannya adalah gaya hidup wanita dalam bekerja dan beraktivitas.

"Kerusakan panggul itu dapat dipengaruhi pada wanita-wanita yang bekerja terlalu berat dan lama. Apalagi kalau wanita tersebut sudah berkali-kali melahirkan," ungkap dr Budi kepada detikHealth.

Tidak hanya itu saja, dr Budi juga menambahkan bahwa banyaknya wanita yang terlalu gemuk dan jarang melakukan olahraga juga bisa menyebabkan disfungsi dasar panggul.

dr. Fernandi Moegni, SpOG (K) mengungkapkan bahwa penting bagi wanita untuk memerhatikan bagaimana gaya hidup mereka. Ia menyarankan sebaiknya wanita menghindari aktivitas-aktivitas yang secara tidak langsung membuat mereka 'mengedan' dalam melakukannya.

"Secara tidak sadar, orang kan pasti akan mengedan apabila melakukan aktivitas berat, seperti mengangkat barang. Nah usahakan jangan melakukan itu. Kan bisa misalnya menggunakan troli untuk menariknya," tutur dr Fernandi yang merupakan dokter di RS Royal Progress, Sunter.

Selain itu, dr Fernandi juga menyarankan supaya wanita lebih sering mengonsumsi sayur dan buah sehingga bisa menghindari sembelit dan menjaga berat badan agar tidak berlebihan.

"Karena kan kalau sembelit, orang pasti akan mengedan lebih keras dan lama. Itu tidak boleh," imbuhnya.

(vta/vit)

Berita Terkait