Kenali Gejala WetAMD yang Bisa Bikin Orang Kehilangan Penglihatan

Kenali Gejala WetAMD yang Bisa Bikin Orang Kehilangan Penglihatan

- detikHealth
Kamis, 27 Mar 2014 08:31 WIB
Kenali Gejala WetAMD yang Bisa Bikin Orang Kehilangan Penglihatan
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Degenerasi makula terkait umur atau Age-Related Macular Degeneration (AMD) biasa menyerang orang-orang usia 50 tahun ke atas. Hal ini terjadi karena rusaknya bagian tengah retina yaitu makula.

Terutama AMD tipe basah atau wetAMD, jika tak segera ditangani, bisa menyebabkan kebutaan hanya dalam kurun waktu satu sampai dua tahun. Jauh lebih singkat ketimbang AMD kering yang tak bergejala dan menyebabkan kebutaan dalam kurun waktu sepuluh tahun.
Maka dari itu, perlu mengenali sejak dini gejala-gejala wetAMD, apa saja?

"Penglihatan berbayang, jika melihat garis lurus jadi melengkung dan ada distorsi di mana ukuran dan bentuk objek jadi terlihat tidak sebagaimana mestinya. Terutama, ada daerah kosong dan gelap di pusat penglihatan seperti ada bagian yang tidak jelas dan tidak jelas di tengah objek," jelas pakar vitreoretinal dr Elvioza, SpM(K).

Hal itu disampaikan dr Elvioza saat menjadi pembicara di edukasi Media 'Opsi Pengobatan Terbaru untuk Wet Age-Related Macular Degeneration (Wet AMD)' yang diadakan Bayer Healthcare di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/3/2014).

Maka dari itu, jika seseorang mengalami gejala tersebut, dr Elvioza menyarankan supaya segera periksa ke dokter. Nantinya, akan dilakukan pengobatan untuk menghambat pertumbuhuan angiogenesis. Angiogenesis adalah pembuluh darah yang tumbuh tidak normal dan rapuh, kemudian bocor dan cairan serta darah akan keluar dan menutupi membran retina. Akibatnya, proses melihat akan terganggu.

"Kalau sekarang kita tangani dengan menyuntikkan obat ke mata setiap sebulan sekali atau dua bulan sekali. Penyakit ini kalau tidak ditangani akan menyebabkan kebutaan padahal orang yang awalnya melihat lalu buta itu dua kali lebih berisiko mengalami depresi lho," papar dr Elvioza.

Bahkan, dikatakan dokter yang juga menjadi pengajar di departemen ilmu kesehatan mata FKUI/RSCM ini, gangguan penglihatan bisa memicu orang bunuh diri karena yang bersangkutan merasa frustasi tidak bisa melakukan apa-apa. Lebih lanjut, dr Elvioza memaparkan orang dengan gangguan penglihatan akan sulit mengurus keuangan, menelepon karena keypad ponsel terlalu kecil, berbelanja, menyiapkan makanan, dan hobinya turun sampai 50 persen.

Maka dari itu, perlu dilakukan deteksi dini jika sudah merasakan gejala-gejala gangguan penglihatan, sebaiknya Anda harus segera ke dokter. "Tapi kalau Anda usia 30-40 tahun tapi mengalami gejala AMD, kemungkinan ada masalah lain pada makula dan bukan AMD," ucap dr Elvioza.

(rdn/vit)

Berita Terkait