Cukur Rambut untuk Dukung Teman yang Pasien Kanker, Gadis Ini Malah Diskors

Cukur Rambut untuk Dukung Teman yang Pasien Kanker, Gadis Ini Malah Diskors

- detikHealth
Jumat, 28 Mar 2014 18:03 WIB
Cukur Rambut untuk Dukung Teman yang Pasien Kanker, Gadis Ini Malah Diskors
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Persahabatan memang harta yang tak ternilai harganya. Jika sabahat sedang mengalami musibah, sekuat tenaga pasti akan dibantu. Kalaupun tak membantu, minimal ikut meringankan bebannya dengan mendukungnya. Kamryn Refro yang baru berusia 9 tahun sangat memahami hal tersebut.

Delaney Clements (11) sedang menjalani proses kemoterapi karena neuroblastoma yang dialaminya. Sebagai bentuk dukungan, Kamryn pun pun mencukur habis rambutnya. Namun perbuataanya itu dilarang oleh sekolah. Tak hanya itu, karena sudah telanjur mencukur habis rambutnya, Kamryn pun diskors selama satu hari.

Jamie Renfro, ayah Kamryn, dalam status Facebooknya mengatakan bahwa putrinya sudah datang ke Caprock Academy, tempatnya bersekolah, namun disuruh pulang ke rumah oleh salah satu staf sekolah. Setelah itu sekolah pun mengabarkan kepada Jamie bahwa anaknya diskors akibat melanggar peraturan.

"Mereka (pihak sekolah) mengatakan bahwa Kamryn telah melanggar peraturan sekolah yang menyebutkan bahwa setiap murid tidak boleh memiliki rambut botak, dan memulangkannya ke rumah," papar Jamie seperti dikutip dari Reuters dan ditulis Jumat (28/3/2014).

Akan tetapi pernyataan tersebut dicabut keesokan harinya. Meski belum bisa dimintai keterangan resmi mengapa skors tersebut dicabut, Jamie mengatakan bahwa kemungkinan besar sekolah takut kasus ini akan menjadi besar dan menarik perhatian media. Jamie pun mengaku bahwa ia sudah mengirimkan surat ke sekolah yang menjelaskan mengapa putrinya berpenampilan seperti itu.

"Keputusan sekolah untuk menarik kembali skors pada putri saya membuat kami sekeluarga senang. Dia bangun dan berjalan dengan percaya diri ke kelasnya hari ini," papar Jamie lagi.

Kamryn sendiri dalam wawancaranya dengan stasiun televisi lokal mengatakan bahwa keputusan untuk mencukur habis rambutnya merupakan keinginannya sendiri. Ia mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan 'tindakan yang benar dan seharusnya dilakukan seorang sahabat'.

Delaney sangat menghargai keputusan Kamryn untuk mencukur habis rambutnya. Ia mengatakan bahwa tindakan tersebut sangat membantu dalam hal moril dan membuatnya merasa spesial.

"Untukku itu sangat spesial. Aku merasakan kehadiran Kamryn dan tahu bahwa aku tidak sendirian menghadapi ini," ucap Delaney.

(vit/vit)

Berita Terkait