Seorang perokok aktif di Jakarta, Ruli, mengaku terkejut mendapati hasil pemeriksaan kadar CO (karbon monoksida) dalam udara pernapasannya. Alat yang baru saja ditiupnya menunjukkan paru-parunya terkontaminasi CO dalam kadar 24 ppm (part per million).
"Memang saya merokok sih, sehari sekitar sebungkus. Tapi masak sampai segitu sih," katanya, usai menjalani pemeriksaan di sela peluncuran Combi Hope di SMA Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (7/4/2014).
Sebelum Ruli, seorang karyawan swasta juga melakukan pemeriksaan dengan alat yang sama. Orang tersebut tidak merokok, rajin berolahraga, tetapi terpapar polusi kendaraan bermotor karena ia sendiri adalah pengendara sepeda motor yang hampir sepanjang hari harus berjibaku di tenga pekatnya asap metromini dan sejenisnya.
Tak heran jika Ruli terkejut, sebab perbedaan kadar CO yang terukur sangat jauh. Pengendara sepeda motor yang tidak merokok dan rajin olahraga tadi cuma mengembuskan CO pada kadar 6 ppm!
Pakar kesehatan dari RS Paru Persahabatan, dr Agus Dwi Susanto, SpP mengatakan, asap rokok memang memberikan paparan CO paling besar dibandingkan sumber polusi lain. Alasan pertama, asap rokok langsung diisap dari sumbernya dan langsung masuk ke organ dalam. Alasan lain, umumnya rokok diisap secara rutin, terutama jika sudah kecanduan sehingga tidak sebanding dengan laju pengeluaran racun di dalam tubuh.
"Kadar CO dalam udara pernapasan normalnya 1-4 ppm. Kadar 4-10 ppm menunjukkan seseorang terpapar polusi, atau menjadi perokok pasif. Perokok aktif, pasti di atas 10 ppm," jelas dr Agus.
CO atau karbon monoksida adalah gas yang dihasilkan oleh sisa pembakaran, baik pembakaran rokok maupun minyak. Di dalam tubuh, CO berkompetisi dengan O2 atau oksigen untuk berikatan dengan Hb (hemoglobin). Makin banyak CO, makin sedikit O2 yang didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk ke jantung dan otak.
"CO juga memicu penebalan pembuluh darah, sehingga menyempit. Dan karenanya, risiko stroke meningkat," tambah dr Agus.
Masih mau merokok?
(up/vit)











































