Menurut dr Bahar Azwar SpB(K)Onk, seorang dokter spesialis bedah onkologi RS Muhammadiyah Bandung, benjolan di payudara yang dialami pasien TB payudara memang bisa menjadi bisul apabila benjolan tersebut tidak diobati dengan benar.
"TB payudara itu kan infeksi. Jika infeksinya tidak diobati sampai akhirnya timbul bengkak, maka semakin lama akan terlihat seperti bisul. Menjadi luka," tutur dr Bahar kepada detikHealth saat dihubungi pada Kamis (10/4/2014).
Bahkan tidak hanya terjadi pembengkakan, benjolan yang menjadi bisul tersebut juga disebut dapat berisiko terjadinya perkejuan. Perkejuan ini kerap kali terjadi pada pasien yang mengidap TB payudara.
"Perkejuan itu kan berarti adanya perubahan sel, ditandai dengan warna kuning, ya seperti keju saja. Karena sel ini terinfeksi, maka jadilah nanah yang selama ini dikenal. Dan itu harus segera dikeluarkan," terang dokter yang juga praktik di RSIA Humana Prima Bandung.
Lantas, bagaimana cara untuk mengeluarkan dan mengatasi luka dan perkejuan yang ditimbulkan akibat benjolan yang terjadi? Menurut dr Bahar, cara mengatasinya adalah dengan operasi. Namun operasi yang dilakukan hanya operasi kecil saja. Kendati demikian, ia juga menekankan tentang pengaruh obat yang juga turut membantu penyembuhan luka akibat TB payudara.
"Lukanya memang akan sulit sembuh jika tidak diobati. Makanya itu jika sudah parah harus dioperasi. Selain itu harus dibantu juga dengan rutin minum obat TB selama 6 bulan agar TB nya sembuh," terangnya.
Meski begitu, dr Bahar menuturkan bahwa TB payudara tidak bisa menular kepada orang lain. Hal ini dikarenakan TB hanya bisa ditularkan melalui udara, sedangkan payudara itu tidak mempunyai lubang untuk udara. Dengan demikian, TB yang hanya bisa menular kepada orang lain itu hanyalah TB paru-paru saja.
(vit/vit)










































