Menurut dr Laksmi Anggari Putri Duarsa, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Surya Hushada Denpasar, Bali, hal itu memang bisa saja terjadi. Dokter yang akrab siapa dr Laksmi menyebut ada dua kemungkinan yang menjadi alasan mengapa faktor alergi makanan juga bisa menjadi 'biang keladi' dari selulitis.
"Alergi makanan memang bisa saja menyebabkan selulitis di saat makanan tersebut memang terdapat bakteri di dalamnya sehingga ketika di makan, akan menjadi infeksi yang bisa menyebabkan selulitis," tutur dr Laksmi saat dihubungi detikHealth, dan ditulis pada Selasa (22/4/2014).
Tidak hanya itu, menurut dr Laksmi, rasa gatal yang diakibatkan ketika seseorang mengalami alergi tersebut juga bisa menjadi faktor penyebab terjadinya selulitis. "Ketika alergi, maka kan akan timbul rasa gatal. Karena gatal, biasanya kan orang menggaruk dengan tangan, di mana kalau kuku tangannya itu tajam, maka bisa menjadi luka," terangnya.
Luka tersebutlah yang disebut dr Laksmi menjadi jalan masuknya bakteri yang bisa saja memang sebelumnya sudah ada di kuku maupun jari tangan orang tersebut sehingga akhirnya bisa menyebabkan terjadinya selulitis,
Meski demikian, dr Laksmi mengungkapkan bahwa selulitis juga dipengaruhi karena faktor daya tahan tubuh seseorang. "Kalau daya tahan tubuhnya lemah, maka akan sangat mungkin terkena selulitis. Tapi ketika daya tahan tubuhnya bagus, mungkin saja tidak akan menyebabkan selulitis," ujar dr Laksmi.
(vta/vta)











































