Asisten profesor dari University of Canberra, Dr Phil Newman, mempunyai ide cemerlang. Ia menggunakan gelombang suara untuk menyembuhkan cedera tersebut. Bisakah?
"Terapi ini dikenal dengan sebutan Extracorporeal shockwave therapy, yang menggunakan gelombang suara untuk memicu tubuh menyembuhkan sendiri cederanya secara natural," papar Dr Newman seperti dikutip dari ABC Australia, Kamis (24/4/2014).
Ide Dr Newman muncul setelah mengetahui bahwa terapi tersebut sangat ampuh untuk menyembuhkan cedera tendon di bagian tumit, kaki dan bahu. Terapi gelombang suara untuk menyembuhkan cedera di tumit, kaki dan bahu memang sudah dilakukan bertahun-tahun dan diketahui memiliki sedikit sekali efek samping.
Oleh karena itu, ia pun percaya diri untuk melakukan penelitian ini. Penelitian tersebut dilakukannya untuk mengetahui apakah terapi gelombang suara memang benar-benar dapat bermanfaat menyembuhkan cedera tulang kering, seperti juga cedera di tumit, kaki dan bahu.
"Setiap orang yang menggemari olahraga lari pasti mengetahui tentang shin splints. Satu dari tiga pelari pasti mengalaminya. Cedera ini telah menghantui para pelari selama bertahun-tahun," sambungnya lagi.
Shin splints memang merupakan cedera yang meyulitkan bagi pelari. Jika sudah terkena, penyembuhan akan memakan waktu lama. Tak hanya itu, rasa sakitnya bukan hanya menghalangi Anda untuk latihan berlari, namun juga mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda.
Dr Newman mengatakan bahwa untuk sementara, penelitian yang dilakukannya sudah menunjukkan titit cerah. Ia mengatakan bahwa dari beberapa pelari yang mengalami cedera tulang kering, sebagian besar menunjukkan efek positif terhadap proses penyembuhan menggunakan terapi gelombang suara.
"Jika kita akhirnya menemukan penyembuhan terhadap penyakit ini, maka akan lebih banyak orang yang dapat menikmati manfaat dari berlari tanpa harus takut cedera," pungkasnya.











































