Pusing dan Deg-degan Saat Olahraga Bisa Jadi Gejala Kematian Jantung Mendadak

Pusing dan Deg-degan Saat Olahraga Bisa Jadi Gejala Kematian Jantung Mendadak

- detikHealth
Rabu, 30 Apr 2014 11:43 WIB
Pusing dan Deg-degan Saat Olahraga Bisa Jadi Gejala Kematian Jantung Mendadak
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Kematian jantung mendadak atau sudden cardiac death (SCD) sebenarnya muncul tanpa gejala apapun. Namun ada kondisi tertentu yang membuat Anda sebaiknya segera menghentikan latihan fisik yang sedang dilakukan sesegera mungkin.

"Sudden cardiac death itu terjadi mendadak dan sebagian besar tanpa gejala. Tiba-tiba saja orang tersebut kolaps. Tapi jika Anda merasa pusing dan jantung berdetak sangat cepat saat berolahraga, segera berhenti," papar Dr Jeremy Chow, MBBS, MRCP(UK), MRCP (London), MMed, FAMS, dalam temu media yang diselenggarakan di Novotel Mangga Dua Square, Jl Gunung Sahari Raya, Jakarta, dan ditulis pada Rabu (30/4/2014).

Kondisi yang muncul tersebut juga sebaiknya dikonsultasikan ke dokter. Bisa jadi Anda mengalami gangguan pada jantung. Biasanya dokter akan meminta Anda untuk melakukan skrining, termasuk elektrokardiogram (EKG). Riwayat kesehatan keluarga juga biasanya akan dikaji lebih lanjut.

Bukan tanpa alasan, kematian jantung mendadak memang 'tak bisa ditebak' kehadirannya. Kondisi ini secara luas diklasifikasikan dengan penyakit jantung struktural, misalnya serangan jantung sebelumnya (previous myocardial infarction), kardiomiopati, dan sindrom kematian mendadak aritmia (sudden arrythmic death syndromes).

Tapi tak melulu kakek atau ayah bisa menjadi penyebab Anda berisiko terkena kematian jantung mendadak, lho. Sebab Dr Jeremy menyebutkan Anda justru bisa mengalami mutasi gen dan 'menciptakan' kondisi tersebut di dalam keluarga Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu memperhatikan setiap perubahan atau nyeri yang terjadi.

"Not always from your grandparents or parents, you can be the unfortunate one," pesan ahli jantung dan elektrofisiologi dari Asian Heart & Vascular Centre, Gleneagles Medical Centre Singapore tersebut.

(ajg/vit)

Berita Terkait