Hingga Kini Dilaporkan 10 Kasus Baru Akibat Virus Korona di Arab Saudi

Hingga Kini Dilaporkan 10 Kasus Baru Akibat Virus Korona di Arab Saudi

- detikHealth
Jumat, 02 Mei 2014 12:45 WIB
Hingga Kini Dilaporkan 10 Kasus Baru Akibat Virus Korona di Arab Saudi
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Saat ini virus korona yang menyebabkan penyakit Middle East Respiratory Syndrome (MERS) memang tengah mewabah. Setelah seorang warga negara Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, dilaporkan meninggal setelah terjangkit virus tersebut, kini dilaporkan ada kasus baru yang muncul.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama dalam siaran pers dan ditulis pada Jumat (2/5/2014), menyampaikan bahwa berdasarkan laporan harian terakhir per 30 April 2014, jumlah kasus yang dikonfirmasi selama 24 jam terakhir adalah 10 kasus.

Gambaran umum status kesehatan 10 pasien ini antara lain: 2 pasien belum mengembangkan gejala apapun; 6 pasien telah menerima pengobatan yang tepat dan dalam kondisi stabil; dan 2 pasien berada dalam unit perawatan intensif. Berikut detailnya berdasarkan wilayah di Arab Saudi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Wilayah Riyadh

- Seorang pria 31 tahun dilaporkan telah melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi sebelumnya dan belum mengembangkan gejala lebih lanjut apapun.
- Seorang pria 50 tahun dilaporkan mengalami sindrom pernapasan pada 19/4/2014 silam. Ia kemudian dirawat di rumah sakit pemerintah di 27/4/2014. Kondisi saar ini, ia telah berada dalam perawatan Intensive Care Unit (ICU).
- Seorang wanita 29 tahun dilaporkan telah melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi sebelumnya dan belum mengembangkan gejala lebih lanjut apapun.

2. Wilayah Jeddah

- Seorang wanita 50 tahun dilaporkan mengalami sindrom pernapasan pada 12/4/2014. Ia telah mendapatkan perawatan rumah sakit pemerintah pada 16/4/2014 dan kini berada dalam kondisi stabil.
- Seorang wanita 53 tahun dilaporkan mengalami sindrom pernapasan pada 24/4/2014. Ia telah mendapatkan perawatan rumah sakit pemerintah pada 27/4/2014 dan kini berada dalam kondisi stabil.
- Seorang pria 55 tahun dilaporkan mengalami beberapa gejala masalah pernapasan pada 19/4/2014. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit swasta pada 22/4/2014 dan sudah stabil.
- Seorang wanita 75 tahun dilaporkan mengalami beberapa gejala masalah pernapasan pada 22/4/2014. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit swasta pada 24/4/2014 dan sudah stabil.

3. Wilayah Makkah

- Seorang pria 40 tahun dilaporkan mengalami beberapa gejala masalah pernapasan pada 19/4/2014. Ia telah mendapatkan perawatan rumah sakit pemerintah pada 26/4/2014 dan kini berada dalam kondisi stabil.
- Seorang pria 34 tahun dilaporkan mengalami beberapa gejala masalah pernapasan pada 13/4/2014. Ia telah mendapatkan perawatan rumah sakit pemerintah pada 27/4/201 dan kini berada dalam perawatan Intensive Care Unit (ICU).
- Seorang wanita 49 tahun mendapatkan perawatan di rumah sakit pemerintah karena kondisi diabetes pada 13/4/2014, namun kemudian ia menunjukkan beberapa gejala masalah pernapasan pada 26/4/2014 dan kini berada dalam kondisi stabil.

Sebelumnya diberitakan seorang WNI berinisial NA (61) meninggal karena terinveksi MERS pada 27 April lalu, setelah sepekan dirawat di RS. Kemenkes juga pernah melaporkan adanya kasus MERS CoV pertama di Malaysia. Penyakit itu menjangkiti seorang warga negara Malaysia berusia 54 tahun setelah kembali dari Arab Saudi.

Orang tersebut dikabarkan melakukan kontak langsung dengan unta dan minum susu unta, walaupun tidak jelas darimana sumber penular penyakit sebenarnya. Untuk diketahui hingga saat ini sudah ada sekitar 239 kasus infeksi virus korona, di mana 93 pasiennya meninggal dunia.

(ajg/vit)

Berita Terkait