'Cepat atau Lambat, Akan Ada Jemaah Indonesia Positif MERS'

'Cepat atau Lambat, Akan Ada Jemaah Indonesia Positif MERS'

- detikHealth
Selasa, 06 Mei 2014 10:48 WIB
Cepat atau Lambat, Akan Ada Jemaah Indonesia Positif MERS
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

Pemerintah memastikan belum ada kasus posittf MERS-CoV di Indonesia. Hingga April 2014 sudah ada 27 suspek dan semuanya negatif, sedangkan untuk kasus terbaru di Medan belum ada pemeriksaan. Akankah ada yang positif?

Melihat perkembangan kasus di berbagai negara, praktisi kesehatan Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD memperkirakan hal itu hanya soal waktu. Indonesia merupakan pengirim jemaah umrah terbanyak, sehingga risiko untuk tertular patut diperhitungkan.

"Melihat perkembangan saat ini, di mana sudah ada jemaah umrah yang terkena infeksi MERS, cepat atau lambat akan ada jamaah Indonesia yang positif tertular," kata dr Ari dalam emailnya kepada wartawan, seperti ditulis pada Selasa (6/5/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam beberapa kasus, pasien tertular MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus) sepulang dari ibadah umrah. Salah satunya menimpa seorang warga di Malaysia, yang akhirnya meninggal setelah sebelumnya dilaporkan minum susu unta di Arab Saudi.

Di Indonesia, baru-baru ini seorang warga Sumatera Utara meninggal sepulang dari umrah dengan gejala mirip flu. Belum dipastikan apakah yang bersangkutan tertular MERS-CoV karena tidak ada pemeriksaan yang dilakukan.

"Sampai sekarang, berdasarkan pemeriksaan Laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), belum ada satupun kasus di Indonesia yang hasil laboratoriumnya positif MERS CoV," kata Kepala Balitbangkes Kemenkes, Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, SpP, menanggapi pemberitaan tentang kasus di Sumatera Utara.

(up/vit)

Berita Terkait