Tak Perlu Tunggu Batuk, TBC Langsung Diobati pada Kondisi Seperti Ini

Tak Perlu Tunggu Batuk, TBC Langsung Diobati pada Kondisi Seperti Ini

- detikHealth
Rabu, 07 Mei 2014 14:12 WIB
Tak Perlu Tunggu Batuk, TBC Langsung Diobati pada Kondisi Seperti Ini
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Kuman tuberkulosis (TB/TBC) sebenarnya banyak bertebaran di lingkungan sehari-hari. Sebagian besar manusia di daerah tropis pernah terinfeksi, namun tidak semua menjadi sakit. Perlukah kondisi yang disebut TB laten ini diobati?

"Perlu diobati, kalau kita yakini akan menjadi sakit. Biasanya terkait daya tahan tubuh," kata dr Erlina Burhan, SpP dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dalam seminar TB dan Asma di RS Paru Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2014).

Kondisi-kondisi yang mengharuskan TB laten diobati, menurut dr Erlina antara lain pada pasien HIV (Human Imunodeficiency Virus). Infeksi tersebut melemahkan daya tahan tubuh, sehingga TB yang tadinya laten, sewaktu-waktu bisa bangkit dan menyebabkan penyakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain infeksi HIV, kondisi lain yang dimaksud dr Erlina adalah penyakit kronis dan keganasan, termasuk kanker. Riwayat hemodialisis juga melemahkan daya tahan tubuh, sehingga TB laten harus diwaspadai.

TB laten adalah infeksi TB yang tidak atau belum menyebabkan sakit. Pada kondisi ini, gejala-gejala TB seperti batuk tidak sembuh-sembuh, berat badan menurun, tidak akan muncul.

Dalam kondisi daya tahan tubuh yang lemah, TB latent sewaktu-waktu bisa aktif dan menyebabkan penyakit. Pengobatan TB yang sudah menyebabkan penyakit dilakukan selama 6 bulan, atau lebih lama bagi yang mengalami resistensi atau kekebalan terhadap obat TB tertentu.

(up/vit)

Berita Terkait