Kisah sang Putri Indonesia 2002 yang 'Ketagihan' Berlari

Kisah sang Putri Indonesia 2002 yang 'Ketagihan' Berlari

- detikHealth
Kamis, 08 Mei 2014 13:48 WIB
Kisah sang Putri Indonesia 2002 yang Ketagihan Berlari
Melanie Putria (Foto: detikFoto)
Jakarta - Penampilan yang feminin dulu memang melekat benar pada diri Melanie Putria, artis dan sang Putri Indonesia 2002. Namun belakangan penampilannya sedikit berubah. Dia lebih memilih berambut pendek. Ternyata hobi berlarilah yang sedikit banyak melatarbelakangi penampilan Melanie.

Istri Angga, vokalis grup musik Maliq & D'essentials, ini memang sudah akrab dengan dunia berlari sejak kurang lebih 3 tahun lalu. Bahkan, prestasi Melanie di dunia berlari tidaklah tanggung-tanggung. Melanie sejauh ini sudah berhasil mengikuti berbagai ajang lomba lari, baik yang diadakan di Indonesia maupun luar negeri, seperti Singapura dan Jepang. Kendati demikian, Melanie mengaku bahwa pada awalnya, ia bukanlah orang yang gemar berlari.

"Dulu itu tidak suka banget sama lari. Sempat kan dulu diajakin teman untuk lari di GBK. Ya ikut saja sih, tapi sampai sana malah tidak lari. Paling larinya itu cuma dari pintu 10 stadion ke pintu 11. Cuma satu pintu saja," kenang Melanie saat ditemui pada acara Press Conference Pocari Sweat Run Jakarta 2014 yang diadakan di The Only One Club, fX Lifestyle X'nter, Jl. Jend Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (8/5/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melanie menceritakan awal yang menjadi titik balik kegemarannya berlari adalah di tahun 2011, setelah ia melahirkan. Dengan postur tubuhnya yang membesar setelah melahirkan, ia merasa seperti 'terintimidasi' pada kondisi-kondisi tertentu. Misalnya seperti saat ia pergi ke gym, kerap kali menerima ledekan dari teman-temannya.

Kemudian Melanie melihat sebuah komunitas lari di media sosial yang mengajak masyarakat Indonesia untuk berlari. Entah mengapa Melanie merasa begitu tertarik untuk mencobanya.

"Waktu itu larinya dari sebuah mall ke Bundaran HI. Awalnya sempat merasa pesimis sih. Tapi ternyata bisa finish juga. Nah, sejak saat itulah saya jadi cinta banget sama lari. Bahkan lari itu ibarat sebuah mood booster banget untuk saya," ujar ibu satu anak ini.

Kecintaannya pada lari membuatnya berhasil mengembalikan rasa kepercayaan diri setelah melahirkan. Bahkan Melanie mengaku berlari telah membantu menyembuhkannya dari kondisi baby blues yang memang kerap kali menyerang ibu-ibu pasca melahirkan.

"Saat saya berlari, saya bisa mengembalikan kepercayaan diri saya lagi. Saya menjadi ketagihan. Apalagi kita tahu lari itu menyehatkan sekali kan. Maka dari itu setelahnya jadi rutin ikut lomba dan langsung ikut lomba 42 K di Singapura, di mana saat itu masih menyusui. Makanya saat itu ketika orang stretching sebelum lomba, saya malah sibuk pumping ASI untuk anak saya. Ha ha," tutur Melanie sambil tertawa.

Mengomentari ajang lomba lari yang saat ini banyak diadakan di Indonesia, khususnya Jakarta, Melanie menganggap hal itu sebagai sesuatu yang positif. Meski demikian, ia menekankan kepada pelari, khususnya anak muda yang masih jadi pemula, untuk memperhatikan banyak hal sebagai persiapan sebelum berlari.

"Lari itu kan tidak cuma buat foto-foto saja, selfie gitu. Tapi persiapkan juga hal-hal dengan benar," pesan Melanie.

(vit/vit)

Berita Terkait