Hal tersebut disampaikan oleh dr Mafilindari Nuraini, MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Menurutnya gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang salah satu tujuannya untuk menumpas jentik nyamuk, tergolong lebih efektif ketimbang fogging. "Kalau dengan PSN secara rutin, ini sangat efisien tanpa biaya yang mahal," tuturnya.
Apa saja yang dapat dilakukan untuk membasmi jentik nyamuk?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larvasida adalah zat yang dapat digunakan untuk membunuh larva nyamuk. Menurut Linda, membunuh jentik nyamuk dengan larvasida kimia relatif lebih mudah. Caranya ialah dengan menaburkan larvasida ke dalam bak mandi yang telah dikuras. Dosis yang harus ditaburkan yakni satu sendok makan per 100 liter air. Dosis tersebut berlaku selama satu bulan sehingga cara yang sama harus kembali dilakoni pada bulan berikutnya.
2. Membuang air berjentik
Untuk membunuh jentik, membuang air di mana ia hidup sesungguhnya cukup ampuh. Sayangnya, telur nyamuk yang menempel dalam wadah air tak akan tewas seketika. Selain itu cara ini juga tak dianjurkan dilakukan di daerah-daerah yang mengalami keterbatasan persediaan air.
"Kalau daerah-daerah yang mungkin kekurangan air, sebaiknya penampungan air ditutup rapat dan diberi larvasida," tutur Linda.
3. Menutup tempat penampungan air
Agar nyamuk tak masuk dan bertelur, tempat penampungan air harus ditutup rapat. Cara ini juga diajurkan untuk sumur tak bertimba. Sebab ujar Linda, penelitian menunjukkan bahwa di dalam beberapa sumur ditemukan larva nyamuk.
4. Menyingkirkan barang bekas
Barang-barang bekas di sekitar lingkungan tempat tinggal bisa menjadi penampung air kala hujan turun. Genangan-genangan air yang tampak tidak seberapa itu kemudian menjadi tempat strategis bagi nyamuk untuk bertelur. Oleh karenanya, barang-barang tersebut harus dikubur atau disingkirkan.
5. Menguras bak mandi
Menguras bak mandi sebaiknya dilakukan rutin dengan fekuensi mingguan. Beberapa sumber menyebutkan satu kali dalam satu minggu. Namun menurut Linda, masyarakat yang tinggal di daerah air melimpah seharusnya menguras bak mandi sebanyak dua kali setiap minggu.
Selain itu pengurasan bak mandi tak boleh dilakukan serampangan. Pasalnya telur nyamuk demam berdarah dapat menempel dengan kuat pada dinding bak mandi. "Harus disikat, agar telur nyamuk yang ada di sela-sela dinding bak kamar mandi juga hilang," tutur Linda.
6. Memelihara ikan
Menggunakan ikan pemakan jentik merupakan alternatif yang cukup menyenangkan, terutama untuk wadah-wadah berair yang tak memungkinkan untuk dikuras, seperti pot tanaman hias.
"Kalau memang sulit dikuras, bisa dengan cara biologis dengan memberi ikan pemakan jentik seperti ikan cupang atau ikan cethol, tetapi lebih murah cethol. Misalnya ditempatkan pada tempat tanaman hias," ujar Linda ketika berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Sabtu (10/5/2014).
(vit/vit)











































