Dikutip dari CNN, Selasa (13/5/2014), secara umum cuaca dingin sebenarnya lebih baik untuk performa latihan atletik karena mengurangi paparan 'stres' panas pada tubuh, sehingga sedikit kemungkinan Anda akan terlalu panas atau mengalami dehidrasi.
Namun ahli fisiologi olahraga, Daniel Zeman, mengamati bahwa meskipun disebutkan cuaca dingin lebih baik untuk berolahraga, secara psikologis orang-orang tampaknya lebih termotivasi untuk optimal latihan ketika berada di suhu hangat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada bukti yang berkembang bahwa paparan sinar ultraviolet matahari membantu meningkatkan kadar vitamin D, yang pada gilirannya mampu memperbaiki struktur dan fungsi otot. Namun ingat, Anda hanya perlu terpapar matahari selama 5-30 menit beberapa hari dalam sepekan untuk memproduksi cukup vitamin.
"Pada akhirnya, kedua cuaca tersebut memang baik, namun apa yang sebenarnya penting adalah bahwa alaminya motivasi untuk berolahraga lebih lama dan optimal lebih mungkin didapat saat cuaca tengah hangat," tegas Zeman.
(ajg/vit)











































