Selasa, 20 Mei 2014 17:59 WIB

Semakin Banyak Asupan Kalsium, Tubuh Makin Cepat Tinggi?

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Kalsium adalah 'makanan' bagi tulang. Sehingga kalau ingin perkembangan tulang optimal, maka sejak dini perlu mengasup makanan yang kaya akan kalsium. Bahkan beredar kabar di masyarakat bahwa semakin banyak asupan kalsium, maka tulang semakin kuat dan anak semakin cepat tinggi. Benarkah?

"Kalsium memang diperlukan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang, tapi jangan mengonsumsinya secara berlebihan. Yang serba berlebihan itu tidak baik," pesan spesialis kedokteran olahraga, dr Michael Triangto SpKO, dalam perbincangan dengan detikHealth pada Selasa (20/5/2014).

Jika asupan kalsium berlebihan, pada akhirnya hanya akan dibuang. dr Michael mengibaratkan asupan kalsium dengan sumbangan. Jika sumbangan yang diperlukan masih kurang, maka apapun akan diterima, pencarian tambahan sumbangan akan dilakukan dengan masif. Namun ketika sumbangan sudah berlebihan, maka akan dialokasikan ke tempat lain.

"Kalau berlebihan akan dibuang, dibuangnya di ginjal. Seperti halnya vitamin C, terkadang kita suka mengonsumsi berlebihan. Padahal kalau berlebihan mempercepat kristalisasi sehingga memudahkan terjadinya batu ginjal. Ini sama saja seperti kalsium, juga jangan berlebihan," tutur dr Michael.

Kalsium memiliki peran penting di dalam tubuh, antara lain:

1. Kalsium dibutuhkan untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang dan gigi, serta membantu mencegah osteoporosis.

2. Kalsium diperlukan untuk pembekuan darah dan penyembuhan luka.

3. Kalsium diperlukan untuk kontraksi otot.

4. Kalsium membantu mengontrol tekanan darah dan memfasilitasi transmisi saraf yang tepat.

5. Kalsium mengaktifkan beberapa enzim dan hormon yang mengatur pencernaan dan metabolisme lemak.

6. Kalsium mengurangi risiko kanker usus besar.

Sumber kalsium terbaik terdapat pada berbagai macam jenis makanan dan minuman, antara lain susu dan olahannya (keju dan yogurt), susu kedelai, tahu, ikan, almond, kacang polong, sayuran seperti bayam, lobak, kol brokoli, ikan kaleng (seperti salmon dan sarden).

Vitamin D di dalam tubuh juga diperlukan karena membantu menyerap kalsium, sehingga wajib dipenuhi juga untuk menjaga kesehatan tulang. Sinar matahari merupakan sumber terbaik dari vitamin D, namun vitamin ini juga terdapat dalam produk susu, minyak ikan cod, dan daging ikan.

Kekurangan kalsium dapat menyebabkan kram otot, jantung berdebar-debar, kuku menjadi rapuh, hipertensi, kadar kolesterol meningkat, rheumatoid arthritis, kerusakan gigi, rakhitis, dan insomnia. Kelebihan asupan protein, lemak, dan gula akan menghambat penyerapan kalsium. Selain itu, konsumsi minuman bersoda, junk food, kafein, dan susu coklat juga menurunkan penyerapan kalsium

Nah, dosis kalsium yang tepat bagi orang dewasa usia di bawah 50 tahun adalah 2.500 mg, sementara setelah 51 tahun dan seterusnya adalah 2.000 mg per hari. Kelebihan kalsium akan berpengaruh pada peningkatan kadar kalsium dalam darah yang berpotensi menyebabkan masalah ginjal dan merusak jaringan tipis pada tubuh. Selain itu, terlalu banyak kalsium juga membuat konstipasi, serta menggangu penyerapan zat besi dan zink. Oleh karena itu, jangan melipatgandakan konsumsi kalsium dengan makanan, minum susu, dan suplemen yang mengandung kalsium.



(vit/up)