Hindari 3G, Jurus Jitu Cegah Penyakit Stroke

Hindari 3G, Jurus Jitu Cegah Penyakit Stroke

- detikHealth
Rabu, 21 Mei 2014 10:43 WIB
Hindari 3G, Jurus Jitu Cegah Penyakit Stroke
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Stroke bisa menyerang siapa saja yang tak menjalankan pola hidup sehat. Sebelum terlambat, ada baiknya Anda menghindari berbagai faktor penyebab, yang utama adalah 3G. Apa itu?

Stroke terjadi apabila pembuluh darah yang memberikan aliran darah ke otak mengalami penyumbatan atau pecah, sehingga sebagian area otak tidak mendapatkan aliran darah dan rusak. Kondisi ini akhirnya akan mengganggu fungsi otak.

Penyebab utama stroke adalah gaya hidup yang tidak sehat. Untuk menghindarinya, tentu saja Anda harus menghindari faktor pemicu. dr Frandy Susatia, SpS, menjelaskan ada 3 cara ampuh untuk menghindari stroke sejak dini. Pertama, mengubah pola makan.

"Mengubah pola makan cukup hanya dengan mengurangi gula atau yang manis, garam atau yang asin, dan minyak seperti gorengan. Istilahnya 3G (garam, gula, gorengan)," ujar dr Frandy, dokter spesialis saraf RS Siloam Kebon Jeruk, saat ditemui dalam acara 'SOHO #BetterU: Kenali dan Atasi Stroke' di Avara Lounge, Epincentrum Walk, Jl Boulevard Epicentrum Selatan, Jakarta, seperti ditulis pada Rabu (21/5/2014).

Menurut dr Frandy, sangat penting dan mudah untuk mengubah pola makan sejak usia muda. Dia menyarankan untuk mengganti makanan-makanan yang terlalu manis dan asin dengan buah-buahan dan sayuran.

Pencegahan kedua adalah menghindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang. Rokok dapat meningkatkan risiko stroke dua kali lipat. Sekitar 12 hingga 14 persen kematian akibat stroke disebabkan oleh rokok. Penggunaan obat-obatan terlarang seperti kokain, heroin, dan amphetamine juga akan meningkatkan risiko stroke.

Pencegahan ketiga, meningkatkan frekuensi berolahraga. Olahraga merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk mengurangi risiko stroke. Hanya dengan 30 menit sehari, Anda mampu mengeluarkan keringat pada saat aktivitas fisik.

"Selain berolahraga, dapat ditambah dengan olah seni seperti bermain musik, untuk menghindari stres, depresi, serta olah batin seperti berdoa agar jiwa tetap tenang dan damai," tambah dr Frandy.


(mer/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads