"One Stop Breast Clinic ini merupakan klinik yang sedikit unik. Semua dilakukan dalam waktu 1 hari dan 1 atap Ini sangat efisien untuk wanita karier, karena dapat memangkas waktu untuk datang dan pergi berulang kali," ujar dr Alfiah Amiruddin MD, MS, dokter spesialis bedah konsultan payudara RS Mitra Kemayoran.
Hal tersebut ia sampaikan dalam media workshop yang diselenggarakan di RS Mitra Kemayoran, Jl Landas Pacu Timur, Kemayoran, Jakarta, seperti ditulis Rabu (4/6/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pemeriksaan biopsi, klinik ini menggunakan bius lokal atau setempat yang meripakan metode unggulan selain biopsi jarum halus (FNAB), yang dilakukan di klinik rawat jalan dengan waktu sekitar 5-10 menit. Keduanya dilakukan tanpa harus membawa pasien ke kamar operasi, sehingga pasien dapat terhindar dari paparan obat-obatan bius dan dapat pulang pada hari yang sama.
"Selain teknik tersebut, ada juga berbagai metode operasi payudara terkini yang mengikuti standar internasional termasuk Hook Wire Localization Biopsy (HWLB), khusus untuk kanker payudara yang tumornya belum teraba," pungkas dr Alfiah.
Yang pasti, disampaikan dr Alfiah bahwa biopsi dilakukan untuk menemukan apakah tumor yang dimiliki pasien termasuk dalam kategori jinak atau ganas. "Sangat aman dan tidak ada kontra indikasi. Bahkan aman untuk wanita yang belum menikah dan ibu hamil," lanjutnya.
(ajg/up)











































