'Diracuni' Makanan Kota, Masyarakat Pedesaan Juga Rentan Diabetes

'Diracuni' Makanan Kota, Masyarakat Pedesaan Juga Rentan Diabetes

- detikHealth
Kamis, 12 Jun 2014 08:14 WIB
Diracuni Makanan Kota, Masyarakat Pedesaan Juga Rentan Diabetes
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Diabetes adalah penyakit yang identik dengan gaya hidup tidak sehat masyarakat kota. Akan tetapi, bukan berarti masyarakat desa luput dari bahaya penyakit satu ini.

dr. Rochsismandoko, Sp. PD., KEMD, selaku sekjen Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) mengatakan bahwa risiko diabetes pada masyarakat pedesaan justru lebih tinggi dari masyarakat yang tinggal di kota.

"Penelitiannya dilakukan pada masyarakat Aborigin di Afrika, kalau di Indonesia sendiri belum ada penelitian serupa," ujar dr. Rochsismandoko saat ditemui pada acara peluncuran aplikasi untuk diabetes di Hongkong Caffe, Menteng, Jakarta Pusat, seperti ditulis Kamis (12/6/2014).

Pada masyarakat kota, angka diabetes tinggi karena pola hidup yang tidak sehat. Masyarakat kota jarang berolahraga atau beraktivitas yang menggerakkan badan sehingga risiko obesitas tinggi.

"Obesitas merupakan salah satu penyebab utama diabetes tipe II, masyarakat kota kurang banyak bergerak karena semua sudah serba remote control," ujar dr. Rochsismandoko.

Di sisi lain, masyarakat desa juga memiliki risiko diabetes yang tinggi bahkan mengalahkan masyarakat kota. Hal tersebut dikarenakan pola makan yang tidak sehat, pengetahuan yang minim, dan akses kesehatan yang sulit.

dr. Rochsismandoko mengatakan bahwa pada masyarakat desa, angka diabetes yang tinggi dikarenakan makanan yang dikonsumsi saat ini tidak jauh berbeda dengan makanan di perkotaan.

"Meskipun masyarakat desa itu banyak aktivitas yang bergeraknya, makanan yang dikonsumsi di sana sudah seperti makanan kota. Junkfood sudah masuk sana dan mereka jauh dari fasilitas kesehatan," terang dr. Rochsismandoko.


(up/up)

Berita Terkait