Overtraining, Lansia Jadi Cepat Marah dan Tersinggung

Olahraga untuk Lansia

Overtraining, Lansia Jadi Cepat Marah dan Tersinggung

- detikHealth
Kamis, 12 Jun 2014 15:40 WIB
Overtraining, Lansia Jadi Cepat Marah dan Tersinggung
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Overtraining adalah kondisi dimana seseorang terlalu sering berolahraga dan latihan, yang bisa berakibat cedera. Khusus lansia, ada efek lain yang ditimbulkan jika mereka melakukan olahraga melebihi batas. Apa itu?

"Kalau terlalu berat latihan nanti overtraining, gejalanya itu khusus lansia jadi cepat marah, cepat tersinggung," tutur dr Arie Sutopo SpKO ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Kamis (12/6/2014).

dr Arie mengatakan bahwa hal itu disebabkan oleh stres neurologi akibat beban latihan yang terlalu berat. Dijelaskannya bahwa akibat stres neurologi, hormon yang ada di tubuh lansia menjadi tidak teratur yang menyebabkannya menjadi lebih sensitif.

"Bedakan ya bukan stres fisiologi yang seperti fatigue atau capek otot. Tapi stres neurologi yang lebih capek ke otak dan pikirannya," ungkap dr Arie lagi.

Selain cepat marah dan tersinggung, dr Arie mengatakan bahwa denyut nadi yang berada di luar batas denyut latihan juga menjadi pertanda seseorang sudah dalam keadaan overtraining. Lalu jika overtraining, apa yang harusnya dilakukan?

Mengenai hal itu, dr Arie mengatakan bahwa tidak ada jalan lain selain istirahat total selama sebulan penuh. Istirahat total ini dimaksudkan untuk mengembalikan kondisi fisik dan mental yang kelelahan setelah latihan yang berlebihan.

"Kalau overtraining baik Lansia maupun atlet harus istirahat total sebulan penuh. Nggak ada cara lain," ungkap dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang IPTEK KONI DKI Jakarta tersebut.

Agar tidak overtraining, dr Arie menyarankan bahwa sebaiknya memang lansia yang berolahraga harus dibantu oleh dokter atau pelatih untuk mengatur jadwal olahraganya. Secara umum, sebaiknya memang lansia melakukan olahraga 3 hari dalam seminggu.

"Yang amannya itu 3 kali seminggu, dengan masing-masing maksimal 30 menit. Olahraganya jangan high impact, yang low impact, jogging 5 menit 3 menit jalan kaki, seperti itu," tandas dr Arie.

(up/up)

Berita Terkait