Nur Rachman, General Manager Corporate Communication Alfamart mengatakan bahwa pihaknya selaku penjual akan bertindak tegas jika memang produsen rokok tidak mematuhi aturan pemerintah soal pemasangan peringatan bergambar seram. Tindakan tersebut bisa berupa pengembalian produk ke produsen hingga tidak menjual merk rokok tersebut.
"Kalau memang sengaja tidak mengindahkan peraturan dari pemerintah ya bisa saja kita tindak. Misalnya produknya dikembalikan. Atau kita nggak jual rokok dia juga bisa," tegas Nur ketika dihubungi detikHealth, Senin (23/6/2014).
Nur mengatakan bahwa fokus utama Alfamart adalah memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Rokok menurutnya bukan merupakan kebutuhan pokok, sehingga kerugian bisa ditanggulangi dengan menjual produk lain.
Ditambahkan Nur karena dalam masa peralihan, tidak semua produk rokok yang dijual Alfamart sudah memiliki peringatan bergambar. Hal ini dikarenakan bahwa saat ini masih tersedia stok lama yang membutuhkan waktu untuk dijual.
Senada dengan Nur, Wiwiek Yusuf, Direktur Marketing Indomaret juga mengatakan bahwa pihaknya siap mengembalikan produk rokok ke produsen jika memang setelah tanggal 24 Juni masih ada produsen yang belum memasang peringatan bergambar di bungkus rokoknya.
Menurutnya, kemasan produk merupakan tanggung jawab produsen. Sehingga jika memang akhirnya produsen tidak menuruti aturan yang dibuat pemerintah, kerugian utama bukan terjadi di Indomaret selaku penjual, melainkan kepada produsen rokok itu sendiri.
"Kita kan hanya menjual. Yang punya hak untuk mengubah kemasan itu produsen. Kalau produsen tak ikut aturan kita nggak akan jual, kan dia sendiri yang rugi," tandasnya.
Dirinya pun mengaku tak masalah menjual produk rokok dengan gambar seram. Jika memang nantinya ada penurunan keuntungan dari hasil penjualan rokok, itu merupakan risiko yang sudah harus ditanggung penjual dan produsen.
"Ya itu memang risikonya. Penjual, produsen rokok juga harus tunduk sama peraturan pemerintah. Tapi tetap kita dukung demi kesehatan masyarakat," pungkas Wiwiek.
(up/up)











































