Pengidap Bronkitis Komentari Gambar Seram di Bungkus Rokok

Gambar Seram di Bungkus Rokok

Pengidap Bronkitis Komentari Gambar Seram di Bungkus Rokok

- detikHealth
Selasa, 24 Jun 2014 17:01 WIB
Pengidap Bronkitis Komentari Gambar Seram di Bungkus Rokok
Peringatan bergambar di bungkus rokok (Foto: Dea Peni/detikHealth)
Jakarta - Salah satu bagian tubuh yang paling terdampak racun asap rokok adalah saluran pernapasan. Para perokok, terutama yang memiliki riwayat bronkitis mau tidak mau akan berpikir ulang melihat peringatan bergambar paru-paru membusuk.

Seperti pengakuan Dewi, seorang karyawati swasta di Pejaten, Jakarta Selatan yang mengaku sudah merokok sejak SMA. Melihat peringatan gambar seram alias Pictorial Health Warning (PHW) di bungkus rokok, ia pun teringat pada riwayat radang saluran napas alias bronkitis yang diidapnya.

"Eneg juga sih lihat gambar-gambar itu. Duh, jadi males ngerokok," kata Dewi, ditemui saat nongkrong di sebuah convenience store, Selasa (24/6/2014).

Dewi bukan tidak menyadari bahaya racun rokok, terutama bagi penyakit bronkitis yang diidapnya. Namun saat sedang stres memikirkan pekerjaan, ia tidak bisa menahan godaan untuk menyalakan rokok menthol dan mengisapnya agar pikirannya terasa lebih tenang.

Ketergantungan terhadap rokok itu tampaknya sedikit berkurang dengan adanya gambar seram berupa paru-paru yang membusuk karena kanker, di bungkus rokok kegemarannya. Merasa jijik, ia pun yakin ke depan akan semakin menguarangi kebiasaan merokoknya.

"Menurutku, gambar lumayan bisa bikin aku pribadi males dan jijik. Apalagi aku orangnya memang jijikan," tegas Dewi.

Selain gambar paru-paru membusuk karena kanker, terdapat 4 versi peringatan bergambar yang ditentukan oleh pemerintah. Tiga yang lain adalah gambar kanker mulut, kanker tenggorokan, pria merokok dengan tengkorak di sekitarnya, dan pria merokok sambil menggendong bayi.

Pengamat sosial dari Universitas Indonesia, Imam Prasodjo mengatakan tujuan utama memasang gambar seram bukan semata-mata untuk membuat para perokok berhenti. Menurutnya, gambar-gambar tersebut lebih ditujukan untuk calon perokok agar berpikir ulang sebelum coba-coba mengisap tembakau.

"Memberhentikan orang yang sudah adiktif terhadap rokok memang tidak mungkin, tapi mencegah orang-orang yang belum adiktif atau generasi mendatang untuk merokok masih sangat mungkin untuk dilakukan," kata Imam seperti diberitakan detikHealth sebelumnya.


(up/up)

Berita Terkait