Sering Dikira Sakit Kepala Biasa, Kenali Lebih Dekat Gejala Cacar Ular

Sering Dikira Sakit Kepala Biasa, Kenali Lebih Dekat Gejala Cacar Ular

- detikHealth
Selasa, 24 Jun 2014 17:31 WIB
Sering Dikira Sakit Kepala Biasa, Kenali Lebih Dekat Gejala Cacar Ular
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Herpes zoster atau yang juga dikenal dengan cacar ular bisa terjadi pada segala usia. Meskipun, kondisi ini rentan menyerang lansia atau orang dengan imunitas rendah. Meski demikian, penyakit ini bisa ditangani sejak dini jika gejalanya cepat-cepat diketahui.

Dijelaskan dr Hanny Nilasari SpKK(K), terdapat beberapa fase cacar ular. Pertama, faktor prodormal yang terjadi dalamkurun waktu 1-5 hari. Gejala yang muncul di antaranya ada rasa tidak enak di badan, misalkan di dahi dan kepala kanan terasa berat seperti migrain.

Lalu, terjadi photofobia di mana seseorang sensitif terhadap sinar matahari. dr Hanny menekankan, karena gejala cacar ular sering dianggap sakit kepala biasa, pengobatan pun sering terlambat dilakukan. Terkadang, baru terdiagnosa ketika memasuki fase akut di mana terjadi ruam, sensitif terhadap sentuhan dan nyeri, lalu timbul lepuh lenting dalam jumlah banyak.

"Lesi biasanya terjadi selama 7-10 hari sedangkan ruam bisa muncul di kulit 2-4 minggu hingga kelainan pada kulit berupa merah dan lenting tidak ada lagi," kata dr Hanny dalam Seminar media '1 dari 3 Orang Berisiko Mengalami Herpes Zoster, Vaksin Pencegahan Diluncurkan' di Bunga Rampai Resto, Jl Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2014).

Pada lansia, nyeri saat fase prodormal bisa lebih hebat dan lama. Ruam yang timbul pada kulit pun atipikal, lebih berat dan luas, serta bisa menimbulkan keropeng dan nanah. Selain itu, imuntas lansia yang cenderung lebih rendah membuat perjalanan penyakit lebih panjang, rentan berulang, dan sering terjadi komplikasi.

Perbedaan herpes zoster dengan cacar air yaitu cacar air bisa mengenai seluruh bagian tubuh sedangkan herpes zoster hanya pada satu sisi tubuh saja. Selain itu, daya tular cacar ular pun lebih rendah ketimbang cacar air. Biasanya, penularan terjadi ketika ada kontak kulit langsung.

"Penularannya nggak kayak varicella bisa lewat udara. Tapi pada cacar ular, kalau lepuhannya pecah terus menempel di baju dan kontak dengan kulit orang lain, bisa menular. Atau cairannya tadi tersentuh langsung dengan kulit orang lain," jelas dr Hanny.

Data di 13 RS pendidikan di Indonesia tahun 2011-2013 menunjukkan dari 2.232 pasien herpes zoster, 37,95% pasien berusia 45-64 tahun. Meskipun penyakit ini juga terjadi pada pasien berusia 25 tahun, 15 tahun, dan usia di bawah 5 tahun. Dibanding pria, wanita lebih rentan terkena infeksi sebab dari 2.232 pasien, lebih dari 70% pasien adalah wanita.

(rdn/up)

Berita Terkait