Suarez Suka Menggigit, Ini Komentar Psikolog Anak

Gigitan Luis Suarez

Suarez Suka Menggigit, Ini Komentar Psikolog Anak

- detikHealth
Rabu, 25 Jun 2014 10:48 WIB
Suarez Suka Menggigit, Ini Komentar Psikolog Anak
foto: detikSport
Jakarta - Untuk kesekian kalinya, pemain Timnas Uruguay Luis Suarez mengigit pemain lawan. Bila dikaitkan dengan fase tumbuh kembang, perilaku Suarez mirip bayi yang suka mengigit apa saja. Mungkinkah Suarez sedang kembali ke fase tersebut?

"Belum tentu, bukan karena keterlambatan fiksasi fase oral. Saya pikir lebih pada ekspresi gregetnya," kata Dr Rose Mini MPsi, psikolog anak dari Universitas Indonesia, saat dihubungi detikHealth, Rabu (25/6/2014).

Menurut psikolog yang akrab disapa Bunda Romi ini, perilaku Suarez tidak bisa disebut normal. Normalnya, seseorang bisa mengekspresikan kemarahan pada tempat, waktu, dan cara yang tepat. Dalam hal ini, Suarez dinilai tidak bisa mengendalikan amarahnya.

"Ada yang tidak bisa menyalurkan atau mengerem amarahnya. Di saat-saat tertentu seperti olahraga, adrenalinnya naik. Keinginannya untuk menguasai orang lain dan emosi lainnya tidak bisa dia bendung dan akhirnya menggigit lawannya," jelas Bunda Romi.

Dalam laga melawan Italia di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014, Suarez menggigit bahu pemain lawan Giorgio Chiellini. Bukan kali ini saja, sebelumnya Suarez sudah beberapa kali terlibat insiden serupa, termasuk saat bermain untuk Liverpool.

Hingga usia sekitar 2 tahun, bayi juga suka memasukkan benda-benda seperti mainan ke dalam mulut dan menggigitnya. Tahapan ini disebut fase oral, yang akan hilang seiring bertambahnya usia. Pada beberapa orang, pematangan atau fiksasi fase oral terjadi lebih lambat sehingga berlangsung sampai dewasa.

Namun sepertinya, bukan fase oral seperti itu yang dialami Suarez. Kecuali, di mata Suarez bahu Chiellini tampak seperti mainan atau pensil.


(up/up)

Berita Terkait