Perut Malah Begah Usai Berbuka? Bisa Jadi Ini Sebabnya

Anti Lemas Saat Puasa

Perut Malah Begah Usai Berbuka? Bisa Jadi Ini Sebabnya

- detikHealth
Senin, 07 Jul 2014 16:30 WIB
Perut Malah Begah Usai Berbuka? Bisa Jadi Ini Sebabnya
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Sehabis berbuka, pernahkah Anda mengalami perut terasa begah, penuh, dan kembung hingga enggan beraktivitas? Jika ya, coba tengok kembali apa makanan atau minuman yang Anda konsumsi ketika adzan maghrib tiba.

"Makanan seperti gorengan pada prinsipnya bisa merangsang cairan lambung tinggi. Selain itu juga asupan yang terlalu dingin, makanan terlalu pedas dan asam, terlalu manis, serta berlemak. Jika terlalu banyak mengonsumsi makanan seperti itu, asam lambung menjadi sensitif sehingga perut kembung, begah, nyeri di ulu hati, dan tidak nyaman," tutur ahli gizi Rita Ramayulis DCN, MKes.

Nah, jika Anda mengalami kondisi itu, pertolongan pertama yang bisa dilakukan yakni istirahat sejenak untuk tidak makan apapun. Seperti dikatakan Rita, minumlah air putih yang hangat untuk memperlancar proses pencernaan. Sebab, seiring waktu asam lambung akan normal dengan sendirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kalau sudah terasa banyak gas di perut sampai tidak nyaman, timbul rasa mual dan muntah, memang butuh bantuan medis," lanjut dosen di jurusan Gizi Politeknik Kesehatan II Jakarta ini saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Senin (7/7/2014).

Jika ingin mencoba cara alami, tak ada salahnya Anda mengunyah sedikit kunyit atau ubi mentah yang bermanfaat untuk membantu mengurangi asam lambung. Sebab, ada beberapa studi yang mengemukakan zat pada ubi merah dan kunyit jika dikunyah dalam keadaan mentah dan bersih bisa membantu mencegah produksi asam lambung berlebih.

Tunggulah beberapa jam setelah mengunyah kunyit dan ubi merah, kemudian tunggu reaksinya. Namun, ketika keluhan makin parah misalnya terasa mual, ingin muntah, perut penuh, bergas, dan sangat tidak nyaman, Rita menganjurkan untuk segera minum obat.

"Sebelum itu terjadi segera sadari makanan yang sehat. Berbuka boleh pakai yang manis, tapi jangan berlebihan. Hindari makanan yang terlalu asam, pedas, berminyak, dan berlemak. Gorengan boleh, tapi sebaiknya dimakan ketika menyantap hidangan utama," kata Rita.

(rdn/up)

Berita Terkait