Dikutip dari Reuters, Rabu (16/7/2014), iPad generasi pertama menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Hal tersebut dibuktikan oleh seorang anak laki-laki berumur 11 tahun yang mengalami iritasi pada kulit si anak. Menurut dermatologis, Dr Sharon Jacob dan Dr Shehla Admani, versi pertama dari iPad anak tersebut positif mengandung bahan nikel.
Selain itu, iritasi pada kulit sang anak juga meningkat setelah ia memasang bungkus (casing) pada iPadnya. Para dermatologis sendiri juga mengungkapkan bahwa casing iPad yang digunakan si anak hanya melapisi bagian layar dan lapisan belakang pada alat keluaran Apple Inc tersebut. Sedangkan bagian yang memiliki lapisan nikel tidak terbungkus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus alergi yang kami temukan, seperti pada kasus ini, merupakan kasus yang sangat aneh," ungkap perusahaan besutan Steve Jobs ini. "Produk-produk Apple terbuat dari material dengan kualitas tinggi dan memiliki standar yang sama ketatnya dengan perhiasan baik dari U.S. Consumer Safety Product Comission dan juga di Eropa," imbuhnya lagi.
Jacob dan Admani juga menulis bahwa kasus seperti ini merupakan kasus pertama iPad yang dikabarkan sebagai sumber potensi bahaya nikel bagi anak-anak. Seperti yang pernah dibahas oleh detikHealth sebelumnya, benda-benda logam berpotensi mengandung zat beracun yang berbahaya bagi kesehatan anak.
Menurut para peneliti, zat-zat seperti nikel, tembaga, arsen, dan antimon sangat berbahaya bagi pencernaan anak. Tak hanya menyebabkan iritasi pada kulit, zat-zat ini juga berisiko terkena sakit perut, mual, muntah, dan diare.
(up/up)











































