Menurunnya stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta saat bulan Ramadan kebanyakan karena pendonor beralasan takut lemas saat menjalani aktivitas sehari-hari. Sebagai antisipasi makin parahnya kekurangan stok darah, PMI Jakarta pun membuka pelayanan donor darah selama 24 jam. Sayangnya antusiasme masyarakat untuk donor setelah berbuka puasa masih tak banyak.
"Pelayanan untuk donor darah di sini 24 jam, jadi datang kapan pun untuk donor bisa. Kalau biasanya pelayanan donor darah dilakukan di lantai 1, maka selama bulan puasa pelayanan donor pindah ke lantai 5," ungkap Humas PMI DKI Jakarta, Dodi, saat dihubungi detikHealth pada Rabu (16/7/2014).
Hal ini dilakukan agar pendonor rutin yang berpuasa bisa tetap mendonorkan darahnya setelah berbuka supaya stok darah yang ada masih dalam batas aman. Tapi rupanya antusiasme masyarakat masih bisa dibilang cukup rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi secara terpisah, Dr dr Yuyun Soedarmono, MSc, Direktur Unit Donor Darah Pusat PMI, membenarkan bahwa di bulan Ramadan kebanyakan pendonor memang biasanya kurang antusias mendonorkan darahnya di siang hari. Jadi langkah pelayanan donor 24 jam ini diharapkan bisa membantu meningkatkan antusiasme masyarakat, khususnya pendonor rutin, untuk tetap donor di bulan Ramadan.
Update data stok darah di PMI DKI Jakarta yang beralamatkan di Jl Kramat Raya No. 47, Jakarta Pusat, ini yakni untuk golongan darah A ada 11 kantong; golongan darah B ada 1 kantong; golongan darah AB ada 4 kantong; dan golongan darah O ada 19 kantong. Stok ini merupakan stok WB (whole blood) atau darah lengkap.
Jika Anda butuh informasi mengenai stok darah, Anda bisa menghubungi Kantor PMI DKI Jakarta di nomor telepon 021-3906666 (Hunting). Anda juga bisa datang langsung ke Kantor PMI DKI Jakarta yang beralamatkan di Jl Kramat Raya No. 47, Jakarta Pusat.
(ajg/rdn)











































