Agar Lambung Tak Keok, Camilan untuk Berbuka Tak Harus Selalu Gorengan Kok

Anti Lemas Saat Puasa

Agar Lambung Tak Keok, Camilan untuk Berbuka Tak Harus Selalu Gorengan Kok

- detikHealth
Selasa, 22 Jul 2014 14:17 WIB
Agar Lambung Tak Keok, Camilan untuk Berbuka Tak Harus Selalu Gorengan Kok
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Di bulan puasa, gorengan bisa jadi menu wajib yang harus tersedia untuk berbuka. Padahal, demi mencegah naiknya asam lambung akibat konsumsi makanan berminyak yang terlalu banyak saat berbuka, ada lho alternatif makanan lain yang bisa dijadikan menu berbuka.

"Camilan sehat itu camilan yang manis tetapi gulanya terbatas, contohnya yang terbuat dari karbohdirat seperti kue nagasari, kue isi kacang hijau, bolu kukus, bolu juga nggak apa-apa itu boleh," tutur ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, Mkes.

"Jajanan tradisional kita yang manis tapi gulanya nggak berlebihan itu bisa kok dijadikan makanan pembuka, jadi nggak harus wajib dan selalu gorengan ya," tambah Rita ketika berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (22/7/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Rita mengingatkan untuk jajanan tradisional yang terbuat dari tepung ketan atau beras ketan seperti klepon atau lupis sebaiknya tidak dikonsumsi saat berbuka. Makanan tersebut boleh dikonsumsi setelah salat tarawih.

Pasalnya, sesudah tarawih atau minimal setelah makan lengkap, kondisi asam lambung sudah normal. Tetapi, saat awal berbuka dan kondisi perut kosong, lambung sedang dalam keadaan sangat sensitif.

"Pilihan lainnya bisa kue-kue yang dikukus, puding roti, puding buah juga bagus. Pisang rebus, ubi rebus, kimpul, juga boleh dikonsumsi. Untuk singkong boleh tapi dalam jumlah terbatas ya," imbuh dosen jurusan Gizi Politeknik Kesehatan II Jakarta ini.

Hal terpenting yang ditekankan Rita sebaiknya hindari kudapan yang terlalu manis atau mengandung lemak berlebih sebagai hidangan pembuka saat berbuka puasa. "Manis boleh, tapi jangan berlebihan," tegas Rita.

(rdn/up)

Berita Terkait