Belajar dari Kasus Marshanda, Ini Saran Psikiater Soal Curhat dan Keluarga

Belajar dari Kasus Marshanda, Ini Saran Psikiater Soal Curhat dan Keluarga

- detikHealth
Selasa, 05 Agu 2014 16:15 WIB
Belajar dari Kasus Marshanda, Ini Saran Psikiater Soal Curhat dan Keluarga
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Ketika menghadapi berbagai masalah misalnya putus cinta atau gagal melakukan sesuatu seseorang bisa saja frustasi sampai depresi. Agar tak berlarut-larut, peran keluarga pun sangat diperlukan.

Seperti disampaikan psikiater dr Prianto Djatmiko, SpKJ, keluarga adalah lingkungan terbaik untuk perkembangan jiwa seseorang. Selain itu, keluarga merupakan wadah pendidikan dan pembentukan mental pertama kalinya bagi anak.

"Keluarga itu tempat segala-galanya. Secara umum seharusnya keluarga menjadi tempat yang nyaman dan memadai bagi anggotanya, terutama anak untuk mencurahkan segala permasalahannya,kata dr Prianto ketika dihubungi detikHealth, Selasa (5/8/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, pria yang praktik di RSJ Soeharto Heerdjan Grogol ini menekankan dari segi kesehatan jiwa bisa dikatakan menjadi tempat paling utama untuk membentuk kesehatan mental anak.

Sebab, Berangkat dari keluarga yang baik, sehat, utuh, dan nyaman menurut dr Prianto diharapkan kesehatan mental anak bisa terbentuk dengan baik sampai ia dewasa. Hal senada juga diungkapkan psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi M.Psi.

Ia mengatakan orang tua memang seyogianya menjadi tempat curahan hati bagi anak. Mulai dari kecil, orang tua lebih baik mengajari anak untuk terbuka dengan ayah atau ibunya. Sebab, bagaimanapun orang tua adalah tempat mengadu anak yang paling aman dan nyaman.

"Orang tua juga harus peka ketika anak mengalami masalah sekecil apapun. Sesibuk apapun orang tua sempatkan untuk bisa ngobrol sama anak, 10-15 menit aja cukup," tutur psikolog yang praktik di Klinik Tumbuh Kembang Kancil ini.

(rdn/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads