Arab saudi tengah memeriksa seorang pria yang diduga tertular Ebola. Kementerian Kesehatan setempat menyebutkan, pria tersebut baru pulang dari sebuah perjalanan bisnis di Sierra Leone.
Pria berusia 40 tahun tersebut dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Red Sea, Jeddah. Dikutip dari Reuters, Rabu (6/8/2014), ia mengalami 'gejala demam berdarah viral' yang mewakili gejala infeksi Ebola.
Kementerian mengatakan telah melakukan penanganan antisipasi, termasuk mengisolasi pasien di rumah sakit khusus dan mengirim sampel darahnya ke laboratorium internasional di bawah koordinasi organisasi kesehatan dunia, WHO.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ebola merupakan salah satu penyakit paling mematikan pada manusia dengan tingkat fatalitas mencapai 90 persen. Tingkat kematian di Afrika Barat saat ini tercatat sekitar 60 persen.
Arab Saudi telah bersiaga mengantisipasi persebaran Ebola, terutama dari wilayah barat Afrika. Di wilayah tersebut, dilaporkan lebih dari 800 orang telah meninggal karena wabah Ebola. Visa haji dari beberapa negara Afrika Barat, termasuk Sierra Leone untuk sementara tidak bisa diberikan oleh Arab Saudi.
Gambaran tentang virus mematikan Ebola bisa disimak dalam infografis berikut:












































