Di Sydney, Australia, tepatnya di St Vincent's Prostate Cancer Centre, para dokter urologi menemukan cara lain yang lebih akurat untuk mengetahui adanya kanker prostat pada pria. Menurut mereka, mendeteksi kanker prostat dengan MRI scan lebih efektif 97 persen daripada dengan tes darah.
Berbeda dengan CT scan, MRI atau Magnetic Resonance Imaging scan merupakan teknik radiologi yang menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer untuk menghasilkan gambar struktur tubuh. MRI scan dapat mendeteksi suatu penyakit dengan cukup mendetil. Oleh karena itu hasil dari pengamatan dari mesin ini lebih akurat daripada tes darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut ketua peneliti ini, tes darah atau yang lebih dikenal dengan uji PSA memberikan hasil yang salah pada beberapa pria. Ia dan timnya telah menguji 150 pria di atas umur 40 tahun yang memiliki hasil PSA postif terkena kanker prostat.
Setelah mengikuti MRI scan, dr Stricker mengatakan bahwa hasilnya terdapat kesalahan pada uji PSA. Menurutnya, pria yang sehat juga dapat menghindari masalah terkait biopsi.
"Teknik tradisional dari biopsi dapat menyebabkan infeksi sebesar 2 persen, dan itu dapat menjadi hal yang sangat serius," imbuhnya lagi.
Karena menggunakan peralatan yang cukup canggih, pengecekan menggunakan MRI scan pun juga tidak tergolong murah. Meski begitu, hasil pemeriksaannya pun sepadan dengan uang yang kita keluarkan.
"Menurut saya, MRI merupakan caranya. Saya tahu itu mahal tapi pada akhirnya Anda tidak bisa memberikan harga pada kesehatan," jelas salah satu pasien yang mengikuti tes, Bill Cortese.
(ajg/up)










































