Pria di Arab Saudi yang Diduga Tertular Ebola Akhirnya Meninggal

Pria di Arab Saudi yang Diduga Tertular Ebola Akhirnya Meninggal

- detikHealth
Kamis, 07 Agu 2014 08:29 WIB
Pria di Arab Saudi yang Diduga Tertular Ebola Akhirnya Meninggal
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

Seorang pria di Arab Saudi dirawat intensif dan menjalani pemeriksaan Ebola sepulang dari perjalanan bisnis ke Sierra Leone. Meski belum dipastikan positif tertular, pria ini akhirnya meninggal dan dimakamkan secara Islam.

Kabar ini disiarkan melalui situs resmi Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Pria berusia 40 tahun tersebut meninggal kemarin pada pukul 8.45 waktu setempat, dalam perawatan di ruang isolasi sebuah rumah sakit khusus di Jeddah.

Berbeda dengan beberapa kasus di Liberia, jenazah pria Arab Saudi ini tidak dikremasi melainkan dikubur secara Islam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Preparations for burial will be performed at the hospital in keeping with Islamic religious practices and international guidelines for patients suspected of having an infectious disease like Ebola," demikian dikutip dari moh.gov.sa, Kamis (7/8/2014).

Meski pria tersebut menjalani pemeriksaan Ebola, belum ada hasil yang dipublikasikan oleh kementerian kesehatan Arab Saudi.

"Kalau positif akan menjadi kasus Ebola pertama yang meninggal di luar Afrika," kata Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI dalam emailnya kepada wartawan.

Terkait ancaman persebaran Ebola, Arab Saudi telah memberlakukan blokir visa untuk beberapa negara Afrika Barat termasuk Sierra Leone. Ancaman Ebola disikapi serius oleh negara kerajaan tersebut menjelang datangnya musim haji tahun ini.

(up/up)

Berita Terkait